Sikapi Putusan Mahkamah Agung, Hanura Kalimantan Timur Segera Mengamankan Aset-aset Partai

Saya meminta agar segera dikembalikan termasuk aset mobil yang kini lagi didata. Karena konsekwensi hukumnya akan berlanjut jika tidak dikembalikan.

Sikapi Putusan Mahkamah Agung, Hanura Kalimantan Timur Segera Mengamankan Aset-aset Partai
Tribunkaltim.co/HO Suprani
Ketua DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Timur, Surpani, usai Rapat Kerja Nasional di Riau, Selasa (8/5/2018) pekan lalu. 

“Kami solid meminta OSO untuk kembali maju menjadi ketua umum dalam dalam Munas nanti. Putusan MA sudah inkrah bahwa pimpinan pusat Partai Hanura yang sah adalah OSO. Jadi tidak ada dualisme kepimpinan lagi. Makanya kami sepakat memberikan kesempatan lagi kepada OSO,” kata Surpani Sulaiman, Ketua DPD Hanura Kalimantan Timur.

Menurut Surpani, walaupun sempat terjadi gejolak internal di tubuh DPP Partai Hanura, tetapi tidak terlalu signifikan mempengaruhi kondisi Hanura di Kalimantan Timur.

"Hanura Kaltim tetap stabil dan solid, untuk bersama-sama membesarkan Partai Hanura. Walau kami tak memungkiri untuk pencalonan legislatif di tingkat pusat berpengaruh, sehingga mengakibatkan tidak lolos parlementery treshold," sebutnya.

Surpani mengatakan salah satu alasan Hanura Provinsi Kaltim tetap memilih Oesman, karena menurut dia, pria yang biasa disapa dengan OSO itu berhasil menyelamatkan Hanura dari berbagai guncangan politik.

"Walaupun hanya dua tahun saja memimpin Hanura tapi beliau berhasil mempertahankan partai ini, bahkan rela tak maju menjadi dewan pimpinan daerah (DPD)," tutur dia.

Sementara itu Dr. Yus Usman Sunanegara Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura menjelaskan, agenda hari ini bertujuan membulatkan suara sepakat untuk meminta OSO kembali menjadi ketua umum.

Saat ini, lanjutnya, Partai Hanura masih mendapat 800 lebih kursi se-Indonesia dan kehilangan 400 lebih kursi. Untuk sekarang, melakukan pembenahan mulai dari kepengurusan DPD sampai DPC supaya mempercepat pimpinan anak cabang sampai ke ranting-ranting.

“Ini hal dalam artiannya kerja keras, dengan pemberdayaan semua mulai dari kepengurusan DPC sampai dewannya semuanya harus ikut serta. Kemudian, yang harus utama lagi bahwa kita akan memantau kerja-kerja anggota dewan kita,” tutur Usman.

OSO sendiri dinilai bukan seorang pemimpin yang rela berdiam diri saja, OSO dinilai juga telah banyak berjuang untuk kemajuan Hanura untuk ke depannya.

Seluruh kader Hanura Provinsi Kalimantan Timur juga kata dia terus mendapatkan dukungan dari OSO untuk terus berjuang agar partai tersebut tetap bangkit sehingga pada 2024 bisa diakui masyarakat. 

Halaman
1234
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved