Liga Italia
Tampil Apik Jadi Fullback Dadakan, Juventus Segera Perpanjang Kontrak Juan Cuadrado
Tampil Apik Jadi Fullback Dadakan, Juventus Segera Perpanjang Kontrak Juan Cuadrado
TRIBUNKALTIM.CO - Demi mengapresiasi pemainnya yang tampil apik, Juventus tengah menyiapkan perpanjangna kontrak.
Tak terkecuali Juan Cuadrado, pemain Juventus yang tampil apik ketika dadakan menjadi fullback kanan darurat Si Nyonya Tua.
Juventus kabarnya akan memberikan kontrak baru untuk dua bek sayap dadakan mereka.
Awal musim ini Juventus dibuat bingung dengan badai cedera yang menghampiri mereka.
Lini belakang terutama sektor bek sayap jadi masalah utama.
Mattia De Sciglio dan Danilo mengalami cedera, sedangkan Alex Sandro sempat ijin untuk kembali ke Brasil.
Hal ini membuat Maurizio Sarri harus berpikir ekstra keras.
Untuk pos bek kanan kemudian diserahkan kepada Juan Cuadrado.
Berposisi asli sebagai sayap kanan, Cuadrado memang sudah pernah bermain sebagai bek kanan sebelumnya.
Musim lalu di bawah asuhan Massimiliano Allegri, Juan Cuadrado beberapa kali sempat dimainkan di bek kanan.
Hal ini membuatnya jadi kandidat utama untuk mengisi pos bek kanan sekarang.
Musim ini ia sudah bermain delapan kali untuk Juventus di semua ajang.
Juan Cuadrado bermain lima kali sebagai bek kanan dan hanya tiga kali sebagai pemain sayap.
Selain Cuadrado, Blaise Matuidi juga sempat dipaksakan jadi bek kiri meski sejatinya seorang gelandang.
Ia bermain sebagai bek kiri saat Juventus menang atas SPAL dengan skor 2-0.
Kontrak Cuadrado dan Matuidi akan habis pada akhir musim ini.
Akan tetapi, laporan dari La Gazzetta dello Sport yang dilansir BolaSport.com mengatakan bahwa Juventus akan memperpanjang kontrak mereka.
Hal ini karena keduanya menemukan tempat dengan bisa dimainkan di posisi baru di bawah asuhan Maurizio Sarri.
Fabio Paratici kabarnya akan bertemu dengan keduanya pada Januari mendatang.
Belum jelas mereka akan ditawari perpanjangan kontrak berapa tahun.
Juan Cuadrado saat ini berusia 31 tahun dan sudah bergabung ke Juventus sejak 2015.
Pertama ia datang sebagai pinjaman sebelum kemudian dipermanenkan dengan dana 20 juta euro.
Sedang Matuidi datang ke Turin pada 2017 lalu dari Paris Saint-Germain (PSG).
Pemain berusia 32 tahun itu dibeli dengan mahar 25 juta euro.
Emre Can gerah jadi penghangat bangku cadangan
Gelandang Juventus, Emre Can mengaku tidak puas hanya menjadi pemain cadangan di Juventus di musim ini.
Emre Can mengatakan dirinya tidak senang berada di Juventus saat ini.
Alasannya tentu saja karena porsi bermainnya yang berkurang dibandingkan musim lalu.
Can baru bermain tiga kali di Liga Italia Serie A dan itu sebagai pemain pengganti.
Salah satunya adalah ketika Juventus menumbangkan Inter Milan dengan skor 2-1, Can masuk pada menit 71' menggantikan Paulo Dybala.
Mantan pemain Liverpool itu juga didepak dari skuad Liga Champions Juventus musim ini oleh pelatih Maurizio Sarri.
Musim ini, Can tercatat hanya bermain sebanyak 78 menit.
Walaupun jatah bermainnya berkurang di klub, Can tetap mendapatkan tempat di timnas Jerman.
Can bermain penuh pada laga persahabatan antara Jerman melawan Argentina pada Kamis (10/10/2019) di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, dini hari tadi.
Pada akhir pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut, Can mengakui ketidakpuasannya karena tidak lagi bermain reguler di level klub.
"Saya tidak bahagia (di Juventus) saat ini, saya tidak banyak bermain belakangan ini," ungkap Can, seperti dilansir BolaSport.com dari Goal.
"Musim lalu saya bermain banyak dan bagus, khususnya di laga-laga penting. Saya tidak mendapatkan kesempatan itu lagi musim ini, tapi sekarang saya rasa saya akan mendapatkan kesempatan itu lagi saat kembali ke klub nanti," sambung Can.
"Saya berterima kasih pada Joachim Low, karena saya tidak bermain banyak di klub tapi dia tetap memanggil saya. Dan saya senang bisa bermain lagi," lanjut gelandang yang handal bermain sebagai bek itu.
Setelah mengetahui dirinya tidak masuk dalam skuad Liga Champions musim ini, Can tidak dapat menyembunyikan kekesalannya.
Sang pemain mengaku kaget dan geram atas keputusan Sarri tidak mengikutsertakan namanya dalam skuad Liga Champions.
Namun Sarri menjelaskan untuk tidak membawa Can dalam skuad liga Champions merupakan sebuah hal yang penting, tetapi juga mengerti kekesalan pemainnya itu.
"Tidak mudah untuk menentukan siapa saja pemain yang harus dimasukkan ke dalam skuad," ucap Sarri.
• Tumbang di Kandang Sendiri, hingga Dikudeta Juventus, Ini Penyebab Rontoknya Performa Inter Milan
• Gagal Cetak Gol ke Gawang Inter, Cristiano Ronaldo Puas Performa Juventus Kembali Jadi Capolista
"Saya merasa bersalah karena tidak memasukkan dua nama penting ke dalam skuad, namun kesulitan ini menunjukkan kekuatan skuad kami," lanjut mantan pelatih Chelsea itu.
"Normal jika pemain kesal ketika tidak masuk dalam daftar pilihan. Dan kami juga harus membiarkan mereka mengekspresikan itu," tutup Sarri.
Can dan skuad Jerman akan kembali beraksi pada lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Estonia.
Sementara itu Juventus akan kembali bermain di Liga Italia setelah jeda internasional dengan melawan Bologna.
Mereka akan mencari kemenangan selanjutnya untuk menjaga posisi teratas yang hanya berbeda satu poin dari posisi dua klasemen, Inter.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/para-pemain-juventus-merayakan-gol_1.jpg)