Puluhan Peserta ikuti Workshop and Training Fruit Carving Garapan Dinas Pariwisata Kaltim

Dinas Pariwisata Kaltim bersama Starup Visit Kaltim menggelar workshop and training fruit carving

Puluhan Peserta ikuti Workshop and Training Fruit Carving Garapan Dinas Pariwisata Kaltim
tribunkaltim/Faris Dzulfiqar Fasya
Suasana workshop and training fruit carving 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejak pagi puluhan peserta berkumpul dan mengikuti agenda workshop and training fruit carving yang diadakan di Hotel Mesra Jalan Pahlawan Samarinda, Sabtu (12/9/20119).

Agenda yang merupakan kerjasama dari Visit Kaltim dan Dinas Pariwisata Kaltim diikuti kebanyakan oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, PKK, maupun katering dan restoran.

Napri selaku CEO Startup Visit Kaltim sekaligus ketua panitia acara menjelaskan kepada Tribunkaltim.co bahwa agenda workshop fruit carving tersebut ditujukan untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai teknik mengukir buah sebagai penghias maupun untuk disajikan.

Dinas Pariwisata Gelar Training Videografi, Berharap Tempat Wisata Kaltim Bisa Lebih Dikenal Dunia

Dispar Kaltim Akan Tampilkan Atraksi Budaya serta Fashion Show Pakaian Khas Daerah Kalimantan Timur

Kamis 3 Oktober, Mantan Kadispar Kaltim Syafruddin Pernyata Bedah Novel Terbarunya di Tenggarong

"Tujuannya untuk memberikan pelatihan kepada pemula maupun meningkatkan kreatifitas dan keterampilan dalam teknik fruit carving itu sendiri," ucap Napri.

Selain itu direncanakan juga olehnya nantinya akan diadakan kegiatan fruit carving dengan target memecahkan rekor muri.

"Ke depannya kami punya target untuk bisa memecahkan rekor muri untuk food carving.

Mungkin agendanya bisa berbarengan dengan perayaan HUT RI atau perayaan lainnya" ungkapnya.

Lebih lanjut Napri memaparkan metode food carving ini tidak hanya terbatas sebagai hiasan semata.

"Sebenarnya tidak hanya untuk hiasan,hasil food carving bisa dijadikan usaha, seperti untuk catering, event-event atau acara, " ucapnya.

"Selain itu pun bagi ibu-ibu PKK maupun DWP hal ini bisa dianggap sebagai upaya peningkatan skill sumber daya manusia (SDM).

Sehingga menjadi modal skill atau kemampuan yang nantinya bisa diberdayakan" lanjutnya.

Acara tersebut dimulai sejak pagi hari dan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Sri Wahyuni. (*)

Penulis: Faris Dzulfiqar Fasya
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved