Sungai Mahakam Kembali Makan Korban, Kapolsek KP Samarinda Ingatkan Selalu Gunakan Life Jacket

Korban tewas akibat tenggelam di sungai Mahakam kembali terjadi, kali ini anak buah kapal (ABK) jadi korban setelah sempat menghilang sejak Kamis

Sungai Mahakam Kembali Makan Korban, Kapolsek KP Samarinda Ingatkan Selalu Gunakan Life Jacket
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda membagikan life jacket dan lampu sinyal model torpedo ke nelayan, penambang pasir, relawan dan jurnalis. Penyerahan life jacket kepada LSM Sungai Kapih Peduli, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Korban tewas akibat tenggelam di sungai Mahakam kembali terjadi, kali ini anak buah kapal (ABK) jadi korban setelah sempat menghilang sejak Kamis (10/10/2019) lalu.

Mengingat "berbahayanya" sungai Mahakam atas keselamatan nyawa seseorang, Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi menekankan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan saat beraktivitas di atas sungai.

"Melihat beberapa kejadian di sungai Mahakam yang sebabkan korban meninggal dunia, kami sangat tekankan kepada siapa saja yang beraktivitas di sungai untuk gunakan life jaceket dan kelengkapan keselamatan lainnya," jelasnya, Sabtu (12/10/2019).

ABK Asal Bulukumba Dikabarkan Tenggelam di Sungai Mahakam Seusai Cuci Sepatu di Kamar Mandi

Pengantin Wanita dan Keluarga di India Terseret dan Tenggelam di Sungai Saat Hendak Berfoto Selfi

Selain Curi Ikan Kapal Asing Selundupkan Narkoba dan Pakai BBM Subsidi Indonesia,Susi; Tenggelamkan!

Menteri Susi Pudjiastuti Hitung Sampai Tiga, 21 Kapal Pencuri Ikan Tenggelam Dalam Tempo Lima Jam

"Untuk ABK, maupun pengguna kapal tradisional, selama masih berada di atas sungai, pakailah life jacket. Tidak bisa berenang atau bisa berenang, tetap harus gunakan," sambungnya menegaskan.

Tidak lupa dirinya berpesan kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai Mahakam, terutama yang memiliki anak di bawah umur, untuk senantiasa memperhatikan anak-anaknya, karena tidak jarang jatuh korban berasal dari anak-anak.

"Orangtua harus mengawasi anaknya, karena beberapa kali kejadian anak-anak jadi korban. Hal ini terus kita himbau ke masyarakat disekitar pinggir sungai Mahakam agar tidak lengah, kalau bisa anak-anak jangan bermain di dekat bibir sungai," tuturnya.
Bahkan, belum lama ini Polsek KP Samarinda membagikan life jacket dan lampu sinyal model torpedo perahu ke nelayan, penambang pasir, relawan dan jurnalis.

Pembagian life jacket dan lampu sinyal model torpedo dibagikan sebagai langkah antisipasi mencegah terjadinya kecelakaan di perairan, yang berujung tewasnya korban jiwa, terutama di wilayah hukum Polsek KP Samarinda.

Untuk diketahui, aktivitas masyarakat di sungai Mahakam tergolong tinggi, tidak jarang akibat aktivitas disekitar sungai menimbulkan korban jiwa.

LSM Sungai Kapih Peduli berkesempatan mendapatkan lima life jacket serta lampu sinyal. Diberikan kepada relawan karena hampir setiap proses pencarian maupun evakuasi korban di sungai, relawan selalu turut serta membantu.

Sedangkan jurnalis, diberikan untuk menunjang pekerjaan, terutama saat melakukan peliputan di wilayah sungai maupun laut.

Lampu sinyal model topedo diberikan khusus kepada penambang pasir, nelayan dan relawan. Fungsi dari lampu sinyal tersebut juga untuk keselamatan selama di perairan, terutama saat malam hari.

Terdapat 18 life jacket yang bertuliskan 'Mitra Kamtibmas Polsek KP Samarinda' dan tiga unit lampu sinyal model torpedo yang dibagikan. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved