Tamrin Terpilih Sebagai Ketua Pobsi Samarinda, Hanya Selisih 1 Suara dari Rivalnya

Tamrin tepilih sebagai ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Samarinda

Tamrin Terpilih Sebagai Ketua Pobsi Samarinda, Hanya Selisih 1 Suara dari Rivalnya
TribunKaltim/Imaduddin Abdur Rachim
Musorkotlub Pobsi Samarinda yang berlangsung, Sabtu (12/10/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Tamrin tepilih sebagai ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Samarinda dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang berlangsung Sabtu (12/10/2019).

Musorkotlub sendiri berlangsung di ruang pertemuan lantai 2 KONI Kaltim.

Tamrin menang dengan peroleh 9 suara, hanya selisih 1 suara, dimana rivalnya Rizal Sutisna memperoleh 8 suara, dari total 17 suara yang diwakili klub biliar se-Kota Samarinda.

Lepas 12 Atlet Biliar Kaltim, Ketua Harian KONI Kaltim Terus Ingatkan Ini Kepada Atlet

KONI Kaltim Pantau Atlet Biliar Jelang Pra PON, Targetkan Raih Dua Medali

Usai Pelantikan Ketua POBSI, Digelar Kejuaraan Open Kaltim Biliar

Balikpapan Targetkan 3 Atlet Biliar Bisa Lolos Pra PON, Sementara Baru 1 yang Lolos Tanpa Seleksi

Nantinya Tamrin akan memimpin Podsi Samarinda untuk periode 2019-2023.

Usai terpilih, Tamrin mengungkapkan akan langsung membentuk kepengurusan baru dengan segera. Sesuai dengan visi misinya, ia akan membawa Podsi Samarinda menjadu lebih baik kedepannya.

"Dalam waktu dekat kita akan persiapkan dan menunggu tim formatur untuk membentuk kepengurusan baru ini. Kedepan ya kita harus lebih maju, dengan visi misi yang saya sampaikan sebelumnya baik menjadi wadah, harmonisasi, dan profesionalisme," serunya.

Sementara itu ketua Pobsi Kaltim, Ismail bersyukur musyawarah Podsi Samarinda bisa berjalan dengan lancar. Ismail pun berharap ketua terpilih bisa membawa prestasi terbaik dan kembali membina atlet biliar Samarinda dengan baik.

"Saya bersyukur karena setelah sekian lama, musyawarah Podsi Samarinda yang sempat terhenti, dan kemudian diambil alih caretaker, dan pada akhirnya berjalan lancar. Kami pun berharap kepada yang terpilih bisa menjalankan dengan baik tugasnya. Tolong perhatikan pembinaan anak-anak biliar untuk raih prestasi terbaik," jelas Ismail.

Muskot Podsi Samarinda sebelumnya sempat berlangsung dan berakhir deadlock. Kemudian diambil alih pihak Podsi kaltim.

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved