Dinas Perhubungan Samarinda Rencanakan Penumpulan Simpang & Siklus Lampu Lalu Lintas, Ini Alasannya

Dinas Perhubungan Samarinda Rencanakan Penumpulan Simpang & Siklus Lampu Lalu Lintas, Ini Alasannya

Dinas Perhubungan Samarinda Rencanakan Penumpulan Simpang & Siklus Lampu Lalu Lintas, Ini Alasannya
Tribunkaltim.co/ Faris Dzulfiqar
Hari Prabowo ditemui awak media di Kantor Bappeda Samarinda usai agenda rapat Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, Sabtu (14/10/19) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Perhubungan Samarinda Rencanakan Penumpulan Simpang & Siklus Lampu Lalu Lintas, Ini Alasannya

Hari Prabowo, Kepala Bidang (kabid) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Samarinda usai agenda rapat di Bappeda kota Samarinda,

Senin (14/9/19) menyatakan akan melakukan perbaikan siklus lampu lalu lintas sebagai rencana jangka pendek (RJP) dan penumpulan simpang untuk rencana jangka panjang (RJM).

Terungkap Sektor Energi dan Transportasi Sumbang Emisi Terbesar Gas Rumah Kaca di Samarinda

Terungkap, Persoalan Laga Tandang Borneo FC yang Kerap Tertunda, Beda saat Main di Samarinda

Hal tersebut terkait agenda rapat untuk rencana aksi penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dimana energi dan transportasi menjadi penyumbang utama emisi GRK di Samarinda.

"Dari agenda rapat apabila dikombinasikan dengan rencana kerja di Dinas Perhubungan adalah perbaikan siklus lampu dan penumpulan simpang," ucapnya.

"Namun untuk penumpulan simpang kan tidak menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Perhubungan saja, harus ada kerjasama dengan dinas lain yang terkait," lanjutnya.

Terkait perbaikan siklus sendiri dinyatakan Hari Prabowo bahwa kondisi diam atau idle sebuah kendaraan menjadi titik tertinggi pengeluaran emisi gas.

Sehingga diperlukan penanganan untuk mengurangi dampak tersebut.

"Persimpangan jalan berkontribusi besar untuk emisi gas buang, karena terlalu banyak kendaraan yang menumpuk dan idle di situ artinya pengaturan siklus lampu masih belum ideal," jelas Hari Prabowo.

Melanjutkan penjelasannya radius tikung persimpangan sendiri dianggapnya masih belum ideal.

Halaman
12
Penulis: Faris Dzulfiqar Fasya
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved