Pasar Mobil Pikap Terus Tumbuh, Daihatsu Target Pangsa Pasar Gran Max PU hingga 55 Persen

Pasar mobil segmen niaga pikap di Kalimantan Selatan terus tumbuh meskipun kondisi pasar otomotif secara keseluruhan belum cerah.

Pasar Mobil Pikap Terus Tumbuh,  Daihatsu Target Pangsa Pasar Gran Max PU hingga 55 Persen
IST/HUMAS
GRANMAX PU - Branch Manager JNE Express Banjarmasin Depi Hariyanto bersama Sales Executive PT Astra Daihatsu Banjarmasin Jamaluddin di dekat deretan Daihatsu Granmax Pick-up. 

TRIBUNKALTIM.CO , BALIKPAPAN - Pasar mobil segmen niaga pikap di Kalimantan Selatan terus tumbuh meskipun kondisi pasar otomotif secara keseluruhan belum cerah.

Hal itu didukung stabilnya industri perdagangan, pertanian, dan perkebunan di Kalsel. Termasuk faktor peningkatan industri jasa pengiriman sebagai imbas dari pertumbuhan perdagangan online.

"Pertumbuhan ini momentum bagi kami untuk meningkatkan penjualan Gran Max Pick Up (PU) di Kalsel, sehingga menjadi peringkat pertama, seperti daerah-daerah lain di Kalimantan," ujar Kanwil PT Astra International Tbk -Daihatsu Sales Operation Kalimantan Irsal Irawan di Banjarmasin, Kalsel, akhir pekan lalu.

Berdasarkan data registrasi kepolisian (Polreg), penjualan otomotif di Kalsel selama semester pertama 2019 rata-rata 1.100 unit per bulan.

Angka itu turun sekitar 13 persen dari periode sama tahun lalu. Penurunan terbesar dialami segmen kendaraan komersial medium up karena imbas anjloknya harga batu bara.

Namun, segmen mobil pikap tetap bertahan, malah naik sedikit. Saat ini, rata-rata penjualan mobil pikap di Kalsel mencapai 200 unit, dari sebelumnya di kisaran 140 hingga 150 unit per bulan.

New Astra Daihatsu Sigra Resmi Diluncurkan di Balikpapan, tak ada Perbedaan Harga dengan Produk Lama

Perbandingan Mobil Esemka Bima dengan Daihatsu Grand Max, Harga tak Terpaut Jauh

Irsal menjelaskan, berdasarkan Polreg (ytd Juli 2019), rata-rata penjualan PU low di seluruh Kalimantan mencapai 490 unit per bulan.

Gran Max PU di Kalsel meraih penjualan rata-rata 146 unit per bulan dan berada di peringkat kedua segmen mobil PU low dengan pangsa pasar sekitar 21,83 persen.

Berbeda dari provinsi lainnya yakni Kaltim dan Kalbar di mana Gran Max PU berada di peringkat pertama. Di Kaltim, pangsa pasar Gran Max PU sebesar 65,61 persen, sedangkan di Kalbar sebesar 63,21 persen.

"Melihat animo masyarakat Kalimantan yang tinggi terhadap Gran Max PU, kami optimistis di Kalsel juga bisa menjadi nomor satu, apalagi sejak bulan lalu kami memberikan program paket penjualan menarik," tutur Irsal.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved