Berita Pemkot Tarakan

Awal 2020 Akan Diberlakukan Sistem Perparkiran Elektronik di Tarakan, Ini Dampaknya Bagi Juru Parkir

sistem perpakiraran menggunakan sistem elektronik tidak lagi manual. Hal ini sesuai dengan tagline Kota Tarakan Smart City.

Awal 2020 Akan Diberlakukan Sistem Perparkiran Elektronik di Tarakan, Ini Dampaknya Bagi Juru Parkir
HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Walikota Tarakan Khairul bersilaturahmi dengan para juru parkir di Kota Tarakan di Ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan, Sabtu (12/10/2019). 

TARAKAN - Pemkot Tarakan berencana tahun depan sistem perpakiraran menggunakan sistem elektronik tidak lagi manual. Hal ini sesuai dengan tagline Kota Tarakan Smart City.

Dengan adanya rencana inilah Walikota Tarakan Khairul melakukan silaturahmi dengan Juru Parkir selama dua hari berturut-turut, Jumat (11/10/2019) malam dan Sabtu, (12/10/2019) di Ruang Imbaya Kantorp Walikota Tarakan.

Silaturahmi ini dibagi dua pertemuan untuk menyesuaikan jadwal kerjap para juru parkir. Silaturahmi ini diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi pemberlakuan sistem baru perparkiran di Kota Tarakan.

Orang nomor satu di Tarakan mengungkapkan, sistem baru perparkiran ini dilakukan bertujuan agar perparkiran di Kota Tarakan akan menjadi lebih teratur, praktis, serta terhindar dari aksi pungutan liar, dikarenakan menggunakan sistem elekronik.

"Perparkiran dengan sistem elektronik ini akan kita mulai diberlakukan per 1 Januari 2020. Tentunya dengan sistem perparkiran ini diberlakukan, sistem penggajian juru parkir juga akan mengalami perubahan," ujarnya.

Menurut Khairul, untuk penggajian juru parkir akan diberikan gaji tetap dan mendapatkan jaminan kesehatan serta jaminan ketenagakerjaan. Perubahan ini, tentunya perlu dilakukan pembinaan secara intens kepada para juru parkir.

"Masaiah ada waktu dua bulan lebih dalam menerapkan sistem baru perparkiran ini, sebelum diterapkan. Untuk itu harus dicari celah kekurangan dari sistem ini untuk dipikirkan solusinya,” ucapnya.

Khairul juga menyakini bahwa proses teknologi ini bisa diadobsi dengan cepat. Pasalnya saat ini belum dipraktekan sehingga seperti sulit.

"Untuk itu untuk memberlakun sistem perparkiran elektronik ini tentu dibutuhkah proses jon job training dan di lapangan nanti ada pengawas yang mendampingi mereka untuk menerapkan sistem tersebut," ucapnya.

Mengenai pembayaran parkir dalam sistem tersebut, kata, Khairul masyarakat, nanti dapat membeli semacam voucher yang akan tersebar dibanyak outlet dan dapat berlangganan selama 1 tahun.(advetorial/jnh)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved