Kasus Nyinyir Wiranto Ditusuk, Istri Mantan Dandim Kendari Ternyata Buat Sejarah Baru di Tubuh TNI

Proses hukum istri mantan Dandim Kendari soal kasus nyinyir terhadap kasus Menkopolhukam Wiranto ditusuk ternyata menjadi sejarah baru di tubuh TNI.

Kasus Nyinyir Wiranto Ditusuk, Istri Mantan Dandim Kendari Ternyata Buat Sejarah Baru di Tubuh TNI
Facebook
ini postingan istri dandim kendari yang berakibat sang suami dicopot 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus istri mantan Dandim Kendari ternyata menjadi sejarah baru di tubuh TNI.

Sebanyak tiga anggota TNI dicopot dari jabatannya dan mendapat sanksi kurungan selama 14 hari lantaran istri mereka mengunggah status bernada sinis terhadap insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto.

Kasus ini kemudian dipertanyakan aktivis HAM.

Pendukung Jokowi Ungkap Masa Lalu Irma Nasution, Istri eks Dandim Kendari yang Nyinyir ke Wiranto

Gegara Nyinyiran Istri Anggota TNI Soal Wiranto, Dua Dandim Kena Imbas, Minta Maaf hingga Dicopot

Sang Istri Menangis saat Serah Terima Jabatan, Mantan Dandim Kendari Masih Tegar Lakukan Ini

Sang Istri Menangis saat Serah Terima Jabatan, Mantan Dandim Kendari Masih Tegar Lakukan Ini

Mereka adalah Peltu YNS, anggota POMAU Lanud Muljono Surabaya; Komandan Distrik Militer Kendari, Kolonel HS; dan Sersan Dua Z.

Bukan hanya itu, istri mereka juga diancam dipidanakan dengan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), terkait dengan ujaran kebencian.

Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Maskun Nafiq, Kolonel HS dicopot lantaran melanggar aturan disiplin internal TNI terkait penggunaan media sosial.

"Larangan-larangan itu ditujukan kepada prajurit dan keluarga untuk bijak menggunakan media sosial," kata Maskun seperti dikutip Kompas TV, Senin (14/10/2019).

Menurut catatan Maskun, ini menjadi kasus hukuman pertama di TNI terkait UU ITE.

"Kita ini tunduk pada kehidupan norma militer," tambahnya tanpa merinci landasan hukuman bagi anggota TNI yang istrinya mengunggah status di media sosial.

Di sisi lain, berdasarkan Undang Undang No. 25/2014 tentang Hukum Disiplin Militer, tidak ada klausul yang menyebutkan hukuman dijatuhkan kepada anggota TNI karena kesalahan anggota keluarganya.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved