PDAM Samarinda Tagih Penunggak Sejak 2001, Kuasa Hukum Sebut Kalau Mau Dicicil tak Jadi Masalah

PDAM Samarinda Menagih Penunggak sejak 2001, Kuasa Hukum: Kalau Mau Dicicil tak Jadi Masalah

PDAM Samarinda Tagih Penunggak Sejak 2001, Kuasa Hukum Sebut Kalau Mau Dicicil tak Jadi Masalah
TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO
Confensi Press Perumda PDAM Tirta Kencana Samarinda yang diwakili Staf Ahli Keuangan PDAM Nurdin, Humas PDAM M Lukman, dan Kuasa Hukum PDAM Roy Hendrayanto, yang menyampaikan kepada Wak media secara blak-blakan besaran tunggakan air pelanggan dan akan tegas menindak pelanggan nakal. Senin (14/10/2019). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co Cahyo Wicaksono Putro

TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA - PDAM Samarinda Menagih Penunggak sejak 2001, Kuasa Hukum: Kalau Mau Dicicil tak Jadi Masalah.

PDAM Tirta Kencana Samarinda mengungkap data penunggakan pelanggan.

Data PDAM Samarinda menunjukkan setidaknya ada 106 perusahaan di Samarinda, Kalimantan Timur, menunggak pembayaran air bersih.

Tunggakan itu mencapai Rp 6,9 miliar, terhitung sejak 2001 hingga Agustus 2019 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Roy Hendrayanto, selaku kuasa hukum PDAM Samarinda, Senin (14/10/2019).

Tunggakan Pelanggan Mencapai Rp 138 Miliar, PDAM Samarinda Akan Tempuh Jalur Hukum Perdata

Kebocoran Pipa PDAM Samarinda Wilayah Limau, Daerah Ini Mengalami Gangguan Distribusi Ai

Volume Air di Bendungan Benanga Terus Menurun, Ini yang Dilakukan PDAM Samarinda

Ia mengungkapkan, jumlah tersebut bila ditambahkan dengan tunggakan pelanggan perorangan (warga) maka total tunggakan mencapai Rp 138 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved