Kerusuhan Penajam

7 Fakta Terkini Penajam Paser Utara, Lokasi Ibu Kota Negara yang Baru Diumumkan Presiden Jokowi

Dipilih sebagai salah satu lokasi Ibu Kota Negara ( IKN ), Kabupaten Penaja, Paser Utara ( PPU) punya sejumlah keunian, terutama di sisi pariwisata

7 Fakta Terkini Penajam Paser Utara, Lokasi Ibu Kota Negara yang Baru Diumumkan Presiden Jokowi
TribunKaltim.co dan YouTube
Terumbu karang di Pulau Gusung, ikan Napoleon dan pengibaran bendera raksasa di Penajam Paser Utara atau PPU. 

TRIBUNKALTIM.CO - 7 Fakta Terkini Penajam Paser Utara, Lokasi Ibu Kota Negara yang Baru Diumumkan Presiden Jokowi

Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa lokasi ibu kota baru negara Republik Indonesia akan dipindahkan ke Provinsi Kalimantan Timur atau Kaltim tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) dan Kutai Kartanegara ( Kukar) pada 26 Agustus 2019 lalu.

Menurut Presiden Jokowi, ada beberapa keunggulan Kaltim, terutama Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) dan Kutai Kartanegara ( Kukar) sehingga akhirnya dipilih menjadi lokasi Ibu Kota Negara ( IKN ) baru.

 Menantu Hendropriyono Jabat KSAD, Menantu Luhut Pandjaitan juga tak Kalah Punya Jabatan Mentereng

 OTT KPK di Kalimantan Timur, Ini Sosok Pejabat yang Terjaring Operasi Senyap di Jakarta

 Sulli Ditemukan Meninggal Bunuh Diri, Ini Foto-foto Evakuasi Jenazah eks Member f(x) di Rumahnya

 Viral, Timses Jokowi Budiman Sudjatmiko Trending Topic di Twitter, Singgung Awkarin dan Tri Mumpuni

Mengutip dari websites bappenas.co.id, Kalimantan Timur termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) dan Kutai Kartanegara ( Kukar)  di dalamnya memiliki beberapa keunggulan untuk menjadi lokasi Ibu Kota Negara ( IKN ) baru seperti:

1. Kaltim memiliki delineasi kawasan 180.965 hektare, dengan luas lokasi potensial yang dimiliki sebesar 85.885,83 hektare.

2. Dalam hal Kuantitas air permukaan, Kaltim memperoleh kuantitas air dari tiga Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Sanggai/Sepaku, DAS Samboja dan DAS Dondang.

3. Selain itu, daya dukung air tanah di lokasi deliniasi sebagian besar termasuk ke dalam kelas rendah.

4. Wilayah Deliniasi tidak memiliki historis kebakaran hutan yang sering. Sebagian besar wilayah deliniasi merupakan hutan, namun hanya beberapa titik saja yang menjadi pemicu kebakaran hutan.

Titik lokasi kebakaran berada di sisi selatan Samboja dan Sepaku serta bagian Tahura.

5. Berdekatan dengan kota besar Balikpapan dan Samarinda, serta dilintasi jalan tol Balikpapan-Samarinda.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved