Kasus OTT KPK Diharapkan Tak Menghambat Peningkatan Jalan Poros Berau - Bulungan

Bupati Berau Muharram kepada Tribunkaltim.co, mengatakan, pihaknya berharap pengungkapan kasus ini tidak hambat peningkatan jalan poros Berau Bulungan

Kasus OTT KPK Diharapkan Tak Menghambat Peningkatan Jalan Poros Berau - Bulungan
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Peningkatan Jalan HARM Ayoeb hingga perbatasan Bulungan Provinsi Kalimantan Utara ini, berada di bawah Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII. Bupati Muharram berharap, kasus OTT yang ditangani oleh KPK tidak berdampak terhadap pembangunan jalan lintas provinsi ini. Meski tidak ada kaitanya dengan kasus yang ditangani oleh KPK, namun proyek ini berada di bawah koodinasi pejabat yang sama. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) yang dilakukan oleh Komisi

Pemberantasan Korupsi ( KPK ), di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, dikhawatirkan akan

berdampak terhadap proyek peningkatan ruas jalan wilayah perbatasan Kalimantan Timur dengan Kalimantan Utara.

Pasalnya, jalan penghubung kedua provinsi ini berada di Kabupaten Berau yang berbatasan dengan

Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Baca Juga;

BREAKING NEWS Situasi Penajam Terkini Menegangkan, Sekelompok Orang Bawa Sajam Kumpul di Pelabuhan

8 Nama Lolos Balon Ketum PSSI Termasuk La Nyalla, Ada yang Unik dari 3 Nama Gagal, Ada Kesamaan

Rocky Gerung Sorot Humas Istana di Kasus Wiranto Ditusuk, Belepotan hingga Terlalu Dramatis

Dalam keterangan pers-nya, KPK mengamankan sebanyak delapan orang, yang salah satunya adalah

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XII.

Dikutip dari Kompas.com, Juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved