Lupa Kosongkan Tempat Sampah, Guru Hukum Siswanya Makan Sampah Sampai Habis, Akhirnya Sakit Parah

Seorang guru tega meminta sejumlah siswa untuk memakan sampah sebagai bentuk hukuman dan hal itu membuat perut korban sakit parah

Lupa Kosongkan Tempat Sampah, Guru Hukum Siswanya Makan Sampah Sampai Habis, Akhirnya Sakit Parah
Beijing News / Heavy.com
Seorang guru menghukum para siswanya, meminta mereka makan sampah. Ia bahkan sempat mengancam hingga korban takut melapor. 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang guru tega meminta sejumlah siswa untuk memakan sampah sebagai bentuk hukuman.

Beberapa siswa di sekolah di Shui Quan, Henan, Tiongkok, dilarikan ke rumah sakit setelah hasil pemeriksaan menemukan ada benda asing di perut mereka.

Adanya benda asing tersebut menyebabkan sakit perut parah.

 Menantu Hendropriyono Jabat KSAD, Menantu Luhut Pandjaitan juga tak Kalah Punya Jabatan Mentereng

 OTT KPK di Kalimantan Timur, Ini Sosok Pejabat yang Terjaring Operasi Senyap di Jakarta

 Sulli Ditemukan Meninggal Bunuh Diri, Ini Foto-foto Evakuasi Jenazah eks Member f(x) di Rumahnya

 Viral, Timses Jokowi Budiman Sudjatmiko Trending Topic di Twitter, Singgung Awkarin dan Tri Mumpuni

Dikutip Tribunnews dari Beijing News via Asia One, penyebab para siswa mengalami sakit perut karena sang guru memaksa mereka makan sampah sebagai bentuk hukuman.

Insiden tersebut berawal ketika guru itu melakukan pengecekan terhadap kelas.

Saat itulah ia menemukan ada siswa yang lupa mengosongkan tempat sampah.

Para siswa tidak ada yang mengaku ketika ditanya sang guru siapakah yang bertanggung jawab untuk membersihkan tempat kosong.

Merasa geram tidak ada yang menjawab pertanyaannya, guru itu menyuruh para siswa keluar kelas.

Tak berhenti sampai disitu, ia bahkan menyuruh para siswanya memakan sampah sampai tempat sampah tersebut kosong.

Mereka tidak diizinkan masuk kelas sebelum menyelasaikan hukuman itu.

Seorang siswa pun mengatakan sang guru terus berada di dekatnya dan teman-temannya.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved