OTT KPK di Kalimantan Timur

Pengusaha Asal Bontang yang Terjerat OTT KPK di Kaltim Dikenal Dermawan, Ini Kesaksian Karyawannya

Bontang Kalimantan Timur atau kaltim yang diduga terjerat kasus Dugaan Korupsi proyek pengerjaan jalan Samarinda - Kutai Timur senilai Rp 155 miliar.

Pengusaha Asal Bontang yang Terjerat OTT KPK di Kaltim Dikenal Dermawan, Ini Kesaksian Karyawannya
Tribunkaltim.co/Ichwal Setiawan
TETAP OPERASI -- Puluhan truk material milik pengusaha PT HTT tetap beroperasi di jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pengusaha beton cor asal Bontang Kalimantan Timur atau kaltim yang diduga terjerat kasus Dugaan Korupsi proyek pengerjaan jalan Samarinda - Kutai Timur senilai Rp 155 miliar dikenal sebagai pribadi dermawan.

Puluhan karyawan PT Harlis Tata Tahta (HTT) dikabarkan telah pergi umroh dibiayai oleh sang pemilik Hyt.

Salah satu karyawan yang telah bekerja 7 tahun di PT HTT mengaku.

Di tahun lalu belasan karyawan diberangkatkan umroh.

Setahun sebelumnya, bahkan jumlah karyawan yang diberangkatkam lebih 20 orang.

"Karyawan yang sudah bekerja di atas 10 tahun diumrohkan," ujar Takur-bukan nama sebenarnya kepada Tribunkaltim.co saat ditemui di warung kopi di depan PT HTT.

Sifat dermawan tak hanya diberikan kepada karyawannya saja.

Tiap hari raya Idul Adha, Hyt membagikan ratusan kupon ke warga sekitar lokasi kantor maupun pabrik ready mix.

Menurut karyawan, pabrik ready mix milik PT HTT berdiri di dua lokasi, di Kelurahan Tanjung Laut dan Kecamatan Teluk Pandan.

"Kalau di sini saja (Tanjung Laut) tiap Idul Adha ada 5 ekor sapi dipotong lalu dibagikan ke warga sekitar yang terdekat dari lokasi pabrik," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved