Berita Pemprov Kalimantan Utara

PLTA Kayan Disiapkan untuk Pasok Listrik Ibu Kota Negara, Moeldoko Minta PLN Serius

Difasilitasi oleh Kepala Staf Presiden, Moeldoko, Selasa (15/10) dilakukan pertemuan bersama jajaran direksi PT PLN

PLTA Kayan Disiapkan untuk Pasok Listrik Ibu Kota Negara, Moeldoko Minta PLN Serius
HUMASPROV KALTARA
KAWAL PLTA - Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama KSP Jenderal (Purn) TNI Moeldoko usai pertemuan membahas pemenuhan listrik di calon IKN, Selasa (15/10/2019). 

JAKARTA - Difasilitasi oleh Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) TNI Moeldoko, Selasa (15/10) dilakukan pertemuan bersama jajaran direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal penting yang dibahas dalam pertemuan yang dilangsungkan di Ruang Kerja Kepala Staf Presiden di Komplek Istana Negara itu, adalah rencana pemenuhan listrik ke Ibu Kota Negara (IKN). Di mana salah satu sumbernya, berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan Utara (Kaltara).

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie yang turut hadir langsung dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, pertemuan ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo yang meminta dipersiapkan sumber energi untuk memenuhi kebutuhan listrik di calon IKN baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya turut hadir dalam pertemuan ini, karena seperti disampaikan Pak Moeldoko tadi, bahwa PLTA Kayan di Kabupaten Bulungan, Kaltara menjadi salah satu sumber energi untuk memasok listrik di calon ibu kota negara nanti," kata Gubernur yang dijumpai usai pertemuan.

Nantinya, kata Irianto, listrik yang dihasilkan dari PLTA Kayan selain untuk mensuplai kebutuhan listrik di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning - Mangkupadi, juga akan disalurkan ke calon IKN.

“Untuk teknisnya, seperti bagaimana membangun jaringan dari lokasi PLTA hingga ke ibukota negara, nanti akan dibahas lebih jauh. Tentu dalam hal ini, pemerintah bersama PLN nanti yang akan membangun. Termasuk, bagaimana perhitungannya dengan pihak swasta yang membangun PLTA ini,” kata Irianto.

Yang dilaksanakan kemarin, ujarnya, baru pertemuan awal. Nantinya akan dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya.

“Dari Pak Moeldoko, tadi penekananannya, sesuai arahan Bapak Presiden meminta agar PLN siap memenuhi kebutuhan listrik di calon IKN,” ungkapnya.

Dikatakan, PLTA Kayan menjadi alternatif utama yang akan menjadi sumber energi listrik yang akan disalurkan ke calon IKN. Selain listrik yang dihasilkan besar, PLTA merupakan sumber energi terbarukan, yang ramah lingkungan dan harga yang lebih murah.

“Untuk itu, pemerintah meminta kepada PLN agar turut terlibat dalam pembangunan PLTA. Sebagai tindak lanjut juga, nanti akan ada kerja sama B to B (business to business) antara PLN dengan pihak PT KHE (Kayan Hidro Energi), selaku pemrakarsa pembangunan PLTA Kayan,” jelasnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved