Kerusuhan Penajam

Kerusuhan di Penajam Pecah, Begini Nasib Rencana Pemindahan Lokasi Ibu Kota Baru ke Kaltim

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengaku akan memperhatikan unsur kebudayaan lokal dalam pemindahan lokasi ibu kota baru.

Kerusuhan di Penajam Pecah, Begini Nasib Rencana Pemindahan Lokasi Ibu Kota Baru ke Kaltim
TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN
Foto udara Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan sebagai lokasi ibu kota baru RI. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Soal Penajam terkini. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan.

Kejadian kerusuhan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur atau kaltim tak perlu dikhawatirkan.

Sebab, kerusuhan tersebut merupakan kriminal murni. 

Kali ini Penajam Paser Utara merupakan salah satu lokasi yang dipilih pemerintah untuk dijadikan lokasi ibu kota baru atau pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur di Penajam dan Kutai Kartanegara. 

“Ya itu kriminal biasa kan di Jakarta sering tawuran, intinya bisa dikendalikan,” ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Kendati begitu, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengaku akan memperhatikan unsur kebudayaan lokal dalam pemindahan lokasi ibu kota baru nanti di Kalimantan Timur di Kabupaten Penajam Paser Utara. 

Dengan begitu, kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, diharapkan tidak akan ada konflik sosial di lokasi ibu kota baru.

"Itu mungkin luapan emosi, tapi saya yakin kita juga akan memperhatikan budaya dan kebiasaan masyarakat lokal," ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

"Sehingga proses pemindahan ibu kota tidak akan terjadi hambatan,” kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Sebelumnya, Kasus penikaman di Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berbuntut panjang.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved