Pemindahan Ibu Kota Baru Buka Peluang Kerja, Pencari Kerja di Kaltim masih Terkendala Ini

Pemindahan Ibu Kota Baru Buka Peluang Kerja, Pencari Kerja di Kaltim masih Terkendala Ini

Pemindahan Ibu Kota Baru Buka Peluang Kerja, Pencari Kerja di Kaltim masih Terkendala Ini
Tribun Kaltim
Para pencari kerja tengah mengurus Kartu Pencari Kerja (KK) d DInas Tenaga Kerja Kota Balikpapan. 

Pemindahan Ibu Kota Baru Buka Peluang Kerja, Pencari Kerja di Kaltim masih Terkendala Ini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ruang tunggu Mal Pelayanan Publik Kota Samarinda yang berlokasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jl Basuki Rahmat, Samarinda tampak lenggang.

Hanya ada beberapa warga yang datang silih berganti mengurus berbagai keperluannya layanan, termasuk pembuatan kartu pencari kerja atau lebih dikenal dengan Kartu Kuning.

Secara bergantian warga mengambil nomor antrean untuk berurusan di Mal Pelayanan Publik yang memiliki 17 layanan dari instansi berbeda.

Fitri, staf Dinas Ketenagakerjaan Kota Samarinda mengungkapkan, seharinya sekitar 30 orang mengurus Kartu Kuning.

"Seharinya sekitar 30 orang yang mengurus kartu kuning, tapi kalau musim kelulusan untuk SMA/SMK maupun perguruan tinggai bisa lebih banyak," ucapnya

Salah seorang warga yang mengurus Kartu Kuning, Ahmad mengaku pengurusan Kartu Antar Kerja -1 (AK-1) relatif mudah.

Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Agung Podomoro Kian Gencar Jualan, Ini yang Ditawarkan

Ribuan Warga Urus KTP Kota Balikpapan, Imbas Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Timur

Dua Kota Penyangga Ibu Kota Baru Ini Miliki Daerah Terkumuh Terluas di Kaltim

"Syaratnya cuma KTP, ijazah terakhir dan pas foto. Antrean juga tak terlalu padat jadi cepat selesai," ujarnya.

Pria asal Trenggalek, Jawa timur ini yang mengaku sudah tinggal di Samarinda sejak 2002, namun belum memiliki gambaran dimana ia akan melamar pekerjaan.

"Masih belum tahu mau ngelamar kemana setelah ini, yang penting saya urus dulu keperluannya dan syarat-syarat umumnya" ucapnya.

Ribuan pencari kerja memadati kegiatan Job Marjet Fair atau pameran bursa lowongan kerja yang digelar Disnaker Balikpapan di gedung BSCC Dome Balikpapan
Ribuan pencari kerja memadati kegiatan Job Marjet Fair atau pameran bursa lowongan kerja yang digelar Disnaker Balikpapan di gedung BSCC Dome Balikpapan (TRIBUN KALTIM / ZAINUL)

Sebelumnya Ahmad mengaku bekerja di usaha rental namun sudah sejak 3 bulan lalu berhenti. Selama waktu kosongnya ia gunakan mencari penghasilan sampingan dengan menjadi ojek online.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved