Kerusuhan Penajam

Penajam Pagi Ini, Kodam VI Mulawarman Terjunkan 200 Prajurit Pastikan Situasi Ibu Kota Baru Kondusif

Penajam pagi ini, Kodam VI Mulawarman terjunkan 200 prajurit pastikan situasi ibu kota baru Kondusif

Penajam Pagi Ini, Kodam VI Mulawarman Terjunkan 200 Prajurit Pastikan Situasi Ibu Kota Baru Kondusif
HO/Pendam VI Mulawarman
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto beserta Kapolda Kaltim Irjen Pol Pryo Widyanto turun ke lapangan meninjau lokasi kerusuhan massa di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penajam pagi ini, Kodam VI Mulawarman terjunkan 200 prajurit pastikan situasi ibu kota baru kondusif.

Kondisi wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sempat memanas pada Rabu (16/10/2019) kemarin.

Bahkan sekumpulan massa terlihat mengamuk dan melakukan pembakaran fasilitas pelabuhan kapal klotok di Penajam Paser Utara.

 Sosok Purnawirawan TNI Ini Bayar Rp 25 Juta untuk Memata-matai Wiranto, Tapi Berdamai di RSPAD

 Terbakar dan Mogok, Bus Zhong Tong, Diparkir Oleh Ahok, Dioperasikan Lagi di Era Anies Baswedan

 Kabar Buruk Bagi Inter Milan, Pemain Juventus Bikin Alexis Sanchez Cedera, Absen Sampai Tahun Depan

Selain itu, beberapa rumah warga dan warung sembako yang terletak di kawasan pelabuhan kapal klotok Penajam juga ikut terbakar.

Beruntung kerusuhan tersebut sudah mulai kondusif setelah Kapolda Kaltim Irjen Pol Pryo Widyanto bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Richard Tampubolon turun ke lapangan dan melakukan mediasi dengan sekumpulan massa.

Bahkan untuk tetap memastikan wilayah Penajam Paser Utara tetap kondusif, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto rela menginap di kediaman Bupati Penajam Paser Utara.

Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co mengatakan kondisi terkini diwilayah Penajam Paser Utara sudah kondusif.

Aparat TNI Polri terus melakukan pengaman wilayah dan melakukan patroli menyekat massa dari luar yang akan masuk ke tempat kejadian.

Bahkan Kodam VI Mulawarman juga sudah mengerahkan porsonilnya sebanyak 2 SSK atau satuan setingkat kompi yang berjumlah 200 prajurit dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17 Ananta Dharma untuk membantu kepolisian melakukan pengamanan wilayah.

Kemudian mencegat massa agar tidak melakukan kerusuhan.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved