LDC Indonesia 2

Selain Ekspor, LDC Siap Penuhi Kebutuhan Biodiesel dan Kopi Indonesia

Selama ini LDC Indonesia mengekspor kopi ke Eropa dan Amerika Serikat. Sedangkan untuk pasar lokal, LDC memenuhi kebutuhan Kapal Api dan Mayora.

Selain Ekspor, LDC Siap Penuhi Kebutuhan Biodiesel dan Kopi Indonesia
Tribun Kaltim
Tim jurnalis berkunjung ke gudang kopi LDC Indonesia di Jl Soekarno- Hatta Kilometer 6 Bandar Lampung. 

TRIBUNKALTIM.CO - BANDAR Lampung merupakan salahsatu lokasi basis bisnis LDC Indonesia. Di daerah ini beroperasi kilang dan pabrik biodisel, pabrik dan gudang kopi, bahkan mendukung sekitar 5.000 petani kopi melalui berbagai proyek pelatihan.

Dari Jakarta, tim jurnalis bergeser ke Bandar Lampung. Ada tiga lokasi yang dikunjungi yakni LDC Indonesia Refinery yang memproduksi biodisel, pabrik dan gudang kopi, serta lokasi para petani mitra.

LDC Refinery Lampung dan Pabrik Biodisel berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Way Lunik, Bandar Lampung. Luas arealnya mencapai kurang lebih 15 ribu meter persegi, berkapasitas pengilangan 2.000 ton per hari, kapasitas fraksinasi 1.800 ton per hari dan biodisel 1.000 ton perhari. Tempat pengolahan CPO ini memiliki sandar keamanan yang cukup tinggi dengan didukung teknologi yang serbaotomatis. Jumlah tenaga kerja pun sangat slim, hanya 98 orang.

Menurut Plant Manager LDC Agustinus Setyo, LDC Indonesia Refinery Lampung siap memenuhi kebutuhan biodiesel Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 420 ribu ton per tahun. Produksi itu diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan Pertamina dan ekspor ke customer internasional.

Jika nantinya pemerintah memberlakukan biodiesel B30, kata Agustinus, pihaknya siap untuk menyediakan. "Selama ini kami menyuplai B20. Jika nantinya pemerintah setuju untuk B30, maka kami siap untuk memproduksinya," kata Agustinus yang didampingi Regional Corporate Communication Manager LDC, Priscilla Teo.

Selain genjot produksi, tutur Agustinus, pabriknya juga meningkatkan produk turunan dari crude palm oil (CPO). Pabrik ini dilengkapi dengan laboratorium yang memiliki sederetan peralatan berteknologi canggih yang bekerja cepat akurat dalam hal pemeriksaan kadar sampel dan produk lainnya. Mengenai pasar, Agustinus menyebut, selama ini memasok ke berbagai negara seperti Tiongkok, Eropa, Afrika, Asia Selatan, hingga Asia Tenggara.

Mengenai kepedulian kepada masyarakat sekitar, LDC intens melakukan berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Mulai dari merenovasi sekolah dan dan memberikan perlengkapannya, pendampingan guru, pemberian extrafooding, dan sosialisasi cara hidup sehat, kemudian donor darah, penanaman mangrove, dan pelatihan penanggulangan kebakaran.

Soal kopi, LDC Indonesia pun sangat meresponi pasar secara berkelanjutan. Regional Coffee Operations Manager LDC, Ramil Bono mengakui, permintaan kopi tumbuh pesat. LDC Indonesia kini memiliki gudang kopi berkapasitas ribuan ton di Surabaya, Jawa Timur. Keberadaan gudang ini memangkas biaya pengiriman kopi dari Lampung ke Pulau Jawa. Bahkan jika permintaan terus meningkat, LDC Indonesia akan menambah jumlah gudang sesuai kebutuhan.

Selain itu, LDC Indonesia juga mengolah kopi dan memiliki gudang sendiri di Jl Soekarno-Hatta Kilometer 6, Bandar Lampung. Unit bisnis ini mempekerjakan 62 karyawan. Di sini, kapasitas pengolahan kopi mencapai 24 metrik ton per jam dan kapasitas penyimpanan 35 ribu metrik ton. Menurut Ramil, selama ini LDC Indonesia mengekspor kopi ke Eropa dan Amerika Serikat. Sedangkan untuk pasar lokal, LDC memenuhi kebutuhan antara lain Kapal Api dan Mayora.(bersambung)

Penulis: Fransina Luhukay
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved