Pilkada Kaltara

Suryanata Al Islami Gagas TPS dalam Pilkada Kaltara yang Sulit Diakses Jangan Digabungkan

Pilkada Kalimantan Utara atau Kaltara Tahun 2020 mendatang belum dapat dipastikan persis oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Suryanata Al Islami Gagas TPS dalam Pilkada Kaltara yang Sulit Diakses Jangan Digabungkan
Tribun Kaltim/M Arfan
Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami meninjau APK yang sebagian telah selesai tercetak di salah satu tempat usaha percetakan di Tanjung Selor, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Jumlah tempat pemungutan suara ( TPS ) dalam Pilkada Kalimantan Utara atau Kaltara Tahun 2020 mendatang belum dapat dipastikan persis oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Ketua KPU Kalimantan Utara Suryanata Al Islami mengungkapkan, kemungkinan bisa terjadi pengurangan dan atau penambahan. Hal itu dipengaruhi oleh kemungkinan perubahan jumlah pemilih dan kemudahan akses pemilih ke TPS.

Pemilu Serentak April lalu, jumlah TPS mencapai 2.184 unit dengan rerata pemilih 300 orang per TPS.

Kita masih menunggu arahan selanjutnya dari KPU RI, bagaimana pelaksanaannya nanti.

Karena Pilkada Kaltara nanti hanya ada 2 surat suara

Yaitu Pilgub dan Pilbup di empat kabupaten.

"Kecuali Kota Tarakan," sebut Suryanata Al Islami, kepada Tribunkaltim.co, Kamis (17/10/2019) malam.

Penggunaan waktu pemilih di bilik suara dalam Pemilu Serentak kemarin menurutnya, lebih lama mengingat terdapat 5 surat suara.

Sehingga jumlah pemilih 500 orang per TPS dikurangi menjadi sekitar 300 untuk mengefisiensi waktu.

"Tetapi waktu itu, TPS kita tambah," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved