Sulit Klarifikasi, UIN Suska Riau Laporkan Ustadz Abdul Somad, Sohib Prabowo ke Kementrian Agama

Sulit klarifikasi, UIN Suska Riau laporkan Ustadz Abdul Somad, sohib Prabowo Subianto ke Kementrian Agama

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Bangka Pos
Ustaz Abdul Somad memberikan tanggapan tentang bermain mobile legends 

TRIBUNKALTIM.CO - Sulit klarifikasi, UIN Suska Riau laporkan Ustadz Abdul Somad, sohib Prabowo Subianto ke Kementrian Agama

Ustadz Abdul Somad mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil atau PNS di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim atau UIN Suska Riau di Pekanbaru.

Diketahui pula, Ustadz Abdul Somad dikenal dekat dengan sosok Prabowo Subianto dan pernah dikaitkan sebagai calon Wakil Presiden pendamping Prabowo Subianto.

 H-3 Pelantikan Jokowi - Maruf Amin, Beredar 71 Calon Menteri Wajah Baru Viral di WhatsApp (WA)

 Dijebak Najwa Shihab Prabowo Menteri Apa di Kabinet, Jawaban Jitu JK Langsung Buat Hadirin Tertawa

 Khawatir Bocoran Kabinet Menteri yang Beredar Sesuai Aslinya, Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi

Kabar tersebut dibenarkan Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin.

"Informasi terkait pengunduran diri, izin saya menyebut nama lengkapnya, saudara H Ustadz Abdul Somad Batubara Lc D.E.S.A, benar adanya," kata Akhmad saat ditemui Kompas.com di Pekanbaru, Kamis (17/10/2019).

 

Surat pengunduran diri disampaikan secara resmi ke Rektorat UIN Suska Riau, yang ditulis dengan tulisan tangan di atas materai tertanggal 24 Juli 2019.

Sedangkan surat itu sampai ke Rektorat pada 8 Oktober 2019.

Akhmad kemudian memanggil beberapa beberapa pejabat di Rektorat untuk melakukan musyawarah.

"Kita hubungi yang bersangkutan (Ustadz Abdul Somad), tapi tidak menjawab dan WA (WhatsApp) enggak balas," ujar Akhmad.

Selanjutnya pada, Rabu (16/10/2019), pihak kampus menggelar rapat tim pembina kepegawaian, terdiri dari rektor, wakil rektor, dan seluruh dekan, serta ketua senat.

Hasil rapat itu, disepakati untuk mengeluarkan surat panggilan meminta klarifikasi dari Somad.

"Proses adminitrasi terus berjalan, sampai mendapat klarifikasi dari Ustadz Abdul Somad," kata Akhmad.

Surat panggilan pertama yang dilayangkan berlaku selama tujuh hari kerja.

Sehingga Rektor berharap pada Rabu (23/10/2019) mendatang, Abdul Somad bisa memenuhi panggilan tersebut.

Pemanggilan melalui surat akan dilakukan sebanyak tiga kali.

Akhmad mengungkapkan, penceramah kondang Riau itu mengundurkan diri hanya satu alasan saja, yakni karena kesibukan, tidak ada yang lain.

"Karena beliau (sebelumnya) mengatakan, sampai tahun 2021 jadwal beliau sangat padat (ceramah), baik dalam maupun luar negeri.

Jadi alasannya cuma sibuk, itu saja," ujar dia.

Terlebih, saat ini Somad sedang kuliah S3 di Sudan.

Setelah Ustadz Abdul Somad mundur sebagai PNS UIN Suska Riau, Akhmad mengatakan, langkah pertama yang ia lakukan yaitu melapor ke Sekretaris Jenderal Kementrian Agama Pusat.

"Pak Sekjen (Kemenag) menjawab, 'mengundurkan diri dari PNS adalah hak semua PNS.

Jadi di proses saja', kata Pak Sekjen.

Ya sudah kita lakukan proses," ujar Akhmad.

Setelah dilakukan tiga kali pemanggilan tidak dipenuhi, maka pihak Rektorat akan mengambil keputusan sesuai mekanisme yang ada.

Di balik itu, Akhmad mengaku keberatan melepaskan Abdul Somad dari UIN Suska Riau.

Apalagi, Abdul Somad sudah mengajar di UIN Suska Riau sejak tahun awal 2019.

"Selain administrasi, kita juga memiliki semacam hubungan batin.

Saya pikir rektor sebagai orang Riau yang bertugas keseharian di Riau, suasana batin kita sama.

Dengan masyarakat Riau pada umumnya, kita mencintai Ustadz Somad dengan kelebihan dan kekurangannya.

Beliau mengangkat nama baik Riau dimana pun dia berada," ungkap Akhmad.

Banyak pihak yang menyayangkan pengunduran diri Abdul Somad dari UIN Suska Riau.

"Tapi kalau beliau sudah mundur, tidak ada pertimbangan lain, tentu adminstrasi akan berjalan juga.

Memang banyak orang yang menyesali dan menyangkan.

Karena beliau itu sudah amazing man. Dihalu-halukan kalau bahasa melayu atau diharapkan di seluruh negeri," ucap Akhmad. 

Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (Instagram @ustadzabdulsomad_official)

Riwayat Pendidikan Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad UAS Mundur dari PNS, Segini Gaji yang 'dibuang' Sahabat Prabowo Subianto itu 

Sosok Ustadz Abdul Somad menjadi sortan beberapa waktu terakhir.

Penyebabnya dai kondang yang akrab disapa UAS itu mundur sebagai Pegawai Negeri Sipil atau PNS  yang sudah disandangnya selama 8 tahun

 

Kabar mengejutkan datang dari dosen sekaligus tokoh agama Ustaz Abdul Somad.

UAS mengajukan surat pengunduran diri sebagai PNS dan dosen di UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, surat pengunduran diri UAS sudah masuk beberapa waktu lalu.

Kini, pihak kampus tengah memproses pemberhentian dai kondang itu.

Dalam surat itu, UAS mengundurkan diri sebagai PNS karena kesibukan sehingga tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai dosen dan PNS.

Demikian dikatakan Karo Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan, Ahmad Supardi Hasibuan.

Surat yang dikirimkan UAS itu, langsung diterimanya dan masuk sekitar sebulan lalu.

"Isinya mengundurkan diri sebagai PNS karena kesibukan."

"Saya lupa tanggalnya, sekitar beberapa waktu lalu, surat langsung saya terima dan ditembuskan ke rektor," ujar Ahmad Supardi Hasibuan.

Saat ditanya apakah ada persoalan lain terkait pengunduran diri UAS, Ahmad Supardi mengaku tidak ada.

Sesuai dengan surat yang dikirimkan UAS, hanya ada alasan sibuk.

"Tidak ada kaitan dengan lain kalau melihat isi surat, yang antar itu orang kepercayaan UAS langsung ke saya ditembuskan ke rektor," jelasnya.

Jika dikaitkan UAS tidak masuk mengajar, menurut Ahmad Supardi, saat ini UAS sedang menjalani masa cuti pendidikan selama tiga tahun di Sudan.

"Dia cuti tiga tahun sedang pendidikan. Soal masuk tidak masuk tidak masalah karena sedang cuti,"jelas Supardi.

Hanya saja, sebagai mantan Kanwil Kemenag Riau sekaligus keluarga UIN Suska, Ahmad Supardi Hasibuan menyayangkan pengunduran diri UAS.

"Cuma tetap kami menyayangkan karena dia aset UIN dan Riau, dia bisa membesarkan nama UIN dan Riau. Namun itu pilihan," ujar Ahmad Supardi.

UAS merupakan satu dai kondang Tanah Air yang ceramahnya selalu ramai oleh jemaah.

UAS dikenal sebagai sosok dai yang berceramah dengan pembawaan lucu dan mampu menghidupkan suasana.

Tak heran, bila ia banyak disukai jemaah dan diundang untuk mengisi ceramah di banyak tempat.

Dalam biodata yang pernah ditulis di akun Instagram-nya, UAS memang bukan orang sembarangan.

Pria kelahiran Silau Lama Sumatera Utara ini menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Mesir dan Dar al-Hadith al-Hassania Maroko.

Ustadz Abdul Somad sendiri pernah dirumorkan menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Saat ini, UAS tengah menempuh pendidikan S3 di Omdurman Islamic University, Sudan.

Selain itu, UAS juga pernah mendapat empat gelar sepanjang tahun 2017-2018.

Ustaz Abdul Somad mengadakan pertemuan dengan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Ustaz Abdul Somad mengadakan pertemuan dengan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. (Instagram @indonesiaadilmakmur)

Berikut biodata lengkap UAS sebagaimana dilansir Tribunnews.com lewat akun Instagram-nya, @ustadzabdulsomad_official:

Nama Lengkap: Abdul Somad Batubara

Tempat, Tanggal Lahir: Silau Lama Sumatera Utara, 30 Jumada al-Ula 1397 Hijriyah/18 Mei 1977

Riwayat Pendidikan:

- SD al-Wasliyah Kisaran, tamat 1990

- MTS Muallimin Medan, tamat 1993

- Madrasah Aliyah (MA) Nurul Falah Riau, tamat 1996

- S1 Universitas Al-Azhar Mesir, selesai 2002

- S2 Dar al-Hadith al-Hassania Maroko, selesai 2006

- S3 Omdurman Islamic University, Sudan.

Terdaftar sejak November 2017, Insya Allah sidang akhir Desember 2019.

Riwayat Pekerjaan:

- Dosen Ilmu Hadits di Universitas Sultan Syarif Kasim Riau sejak 2008 hingga 2019

- Diminta Rektor Universiti Islam Sultan Syarif Ali Brunei Darussalam sebagai dosen tamu.

Penghargaan:

1. Gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara, Lembaga Adat Melayu Riau, tahun 2017

2.Tokoh Perubahan, Republika, tahun 2017

3. Kayi Mangku Jaga Dilaga, Kesultanan Matan Ketapang, tahun 2018

4. Da'i Nusantara, Menteri Besar (Gubernur) Kelantan, tahun 2018

Pengabdian:

- Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, periode : 2009-2014

- Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau, sejak 2017 sampai sekarang.

Karya Ilmiah:

1.Thesis berjudul:
رجال الموطأ والصحيحين الذين ضعفهم النسائي في كتاب الضعفاء والمتروكين: جمعا ودراسة

2.Disertasi S3, judul:
الشيخ محمد هاشم اشعري وجهوده في نشر السنة باندونيسيا

Buku-buku:

3. Metode Takhrij Hadits, Suska Press, 2010

4. 99 Tanya Jawab Shalat, Tafaqquh, 2012

5. 30 Fatwa Ramadhan, Tafaqquh, 2013

6. 33 Tanya Jawab Kurban, Tafaqquh, 2013

7. 37 Masalah Populer, Tafaqquh, 2014

8. 40 Hadits Zikir dan Doa, Tafaqquh, 2018

9. 35 Kisah Saat Maut Menjemput, UAS Press, 2019

10. 66 Tanya Jawab Umrah, UAS Press, 2019

Buku Terjemahan:

11. Semua Ada Saatnya, Pustaka al-Kautsar, 2018

12. 101 Kisah Orang Yang Dikabulkan Doanya, Azzam, 2019

13. 30 Orang Dijamin Masuk Surga, Azzam, 2019

14. 15 Sebab Dicabut Berkah, Pustaka Azzam, 2019

15. 55 Nasihat Untuk Wanita Sebelum Menikah, Azzam, 2019

16. Sejarah Agama Yahudi, Al-Kautsar, 2017

Buku Orang Lain Tentang UAS:

17. Kata Mereka Tentang UAS, Tafaqquh 2019

18. Liqomik, Kumpulan Hikmah UAS, Salsabila 2018

19. Ramadhan Bersama UAS, Nada Publishing, 2018

20. UAS Menjawab, Mutiara Media, 2019. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved