Kesehatan

Mitos atau Fakta, Ikan Asin Ternyata Bisa Memicu Kanker, Begini Penjelasan Menurut Ahli

Mitos atau Fakta, Ikan Asin ternyata Bisa Memicu kanker, Begini Penjelasan Menurut Ahli

Mitos atau Fakta, Ikan Asin Ternyata Bisa Memicu Kanker, Begini Penjelasan Menurut Ahli
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Ikan asin dijual di Pasar 23 Maret Kotamobagu 

TRIBUNKALTIM.CO- Mitos atau Fakta, Ikan Asin ternyata Bisa Memicu kanker, Begini Penjelasan Menurut Ahli  

Orang Indonesia pasti suka dengan makanan ikan asin

Siapa di antara Anda yang sangat menyukai ikan asin sebagai teman untuk menyantap hidangan nasi hangat? Tahukah Anda bahwa ternyata, ikan asin juga memiliki kandungan karsinogen atau zat penyebab kanker.

Dalam sebuah acara bertajuk Patient Journey in Oncology Total Solution yang diadakan oleh PT Kalbe Farma Tbk di

Bogor, Selasa (7/10/2019), Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Profesor DR Dr Aru W Sudoyo SpPD KHOM FINASIM FACP, menyebut bahwa ikan asin juga menjadi salah satu bahan makanan yang dapat memicu kanker.

Link Live Streaming MotoGP Jepang 2019 Sirkuit Motegi Kualifikasi & Race, Siaran Langsung Trans7

Besok Pelantikan Presiden 2019, Ini Tempat Jokowi-Maruf Diarak, Biaya Disiapkan dan Undangan Hadir

Ini Harganya, Redmi Note 8 dan Note 8 Pro Resmi Telah Meluncur di Indonesia

Pada dasarnya daging ikan memiliki protein yang baik bagi tubuh manusia.

Namun, proses sampai daging ikan menjadi kering dan memiliki rasa yang asin itulah yang patut diperhatikan. Baca juga: Sate Kambing Bisa Jadi Zat Penyebab Kanker,

Begini Mekanismenya Aru menyebutkan ada dua hal jelek atau tidak baik dari ikan asin dan menjadi racun pemicu kanker tersebut.

1. Kandungan garam tinggi Untuk menjadikan ikan segar menjadi ikan asin, prosesnya akan melewati penggaraman supaya awet.

Hal itu garam dapat menghambat atau membunuh bakteri penyebab pembusukan pada ikan. Proses penggaraman ikan pada umumnya dilakukan dalam tiga cara yaitu penggaraman kering (dry salting), penggaraman basah (wet salting), dan kench salting. “Nah ikan asin, garamnya itu tinggi sekali.

Halaman
123
Editor: Nur Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved