Ketua Komisi III DPRD Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kaltim, Sebut Peran Pengusaha Lokal Dimonopoli

Ketua Komisi III DPRD Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kaltim, Sebut Peran Pengusaha Lokal Dimonopoli

Ketua Komisi III DPRD Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kaltim, Sebut Peran Pengusaha Lokal Dimonopoli
TWITTER
Hasanuddin Masud 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur atau kaltim, Hasanuddin Masud menyoroti pertumbuhan ekonomi di kaltim yang cenderung stagnan. Ini berdasarkan observasi dilapangan selama enam bulan mendengar dan menelaah aspirasi masyarakat, terutama daerah pemilihannya di Balikpapan, Kalimantan Timur.  

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi kaltim diindikasikan kurang menggembirakan.

Alasannya, dunia usaha di Bumi Etam masih mengandalkan bisnis pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

Padahal, bisnis ini sangat berisiko terhadap kerusakan lingkungan.

"Efek lainnya dari ketergantungan terhadap bisnis SDA ini adalah, bahwa bisnis tersebut sangat dipengaruhi oleh pasar global. Ketika pasar dunia mulai lesu karena adanya kompetitor, maka akan berimbas sangat besar terhadap perekonomian daerah," ungkap Hasan, kepada Tribun, Minggu (20/10/2019).

Dengan demikian, lanjut dia, bisa menimbulkan persoalan yang berdampak multiflier effect.

Misalnya, meningkatnya angka pengangguran terdidik sebagai akibat suramnya dunia usaha.

"Bisa meningkatkan permasalahan sosial urban masyarakat. Dan yang tidak kalah penting, peran aktif pemerintah daerah yang dirasakan kurang peka dan kurang tanggap dalam menyiasati permasalahan yang dihadapi masyarakat kaltim," ujarnya.

Dengan persoalan diatas, lanjut Hasan, maka solusinya, Pemda harus aktif dalam mengatasi kelesuan perekonomian di daerah.

"Dengan membuat regulasi-regulasi yang berpihak pada penguatan sektor usaha daerah (lokal)," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Budi Susilo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved