Pilkada Balikpapan 2020

Pendaftaran Bakal Calon Jalur Perseorangan di Buka Desember KPU Bentuk Tim Verifikasi

Bahkan jelang pembukaan pendaftaran itu, KPU kota Balikpapan juga berencana membentuk tim verifikator yang nantinya akan melibatkan

Pendaftaran Bakal Calon Jalur Perseorangan di Buka Desember KPU Bentuk Tim Verifikasi
HO/KPU BALIKPAPAN
Si Dapan resmi menjadi maskot Pilkada Balikpapan 2020. Maskot dengan wujud beruang madu ini mengenakan busana khas Balikpapan yaitu baju Taqwo. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum, (KPU) kota Balikpapan, Noor Thoha mengatakan pendaftaran Pilkada Balikpapan Jalur perseorang mulai dibuka pada tanggal 9 Desember 2019 nanti.

Bahkan jelang pembukaan pendaftaran itu, KPU kota Balikpapan juga berencana membentuk tim verifikator yang nantinya akan melibatkan seluruh ketua RT yang ada di kota Balikpapan.

Tim verifikator itu akan memiliki tugas yang beragam, salah satunya adalah melakukan akurasi pendeteksian jumlah pendukung Paslon dari masyarakat apakah masyarakat yang bersangkutan sudah memenuhi persyaratan wajib pilih atau tidak.

"Minimal dukungan masyarakat terhadap calon 8,5 persen. Kalau dihitung dari jumlah DPT di Balikpapan sebesar 446.114 orang maka dukungan yang harus didapat oleh pasangan calon sekitar 39.450, " katanya

Perbedaan Pilkada sebelumnya dengan Pilkada tahun 2020 nanti. Bakal calon (bacalon) yang maju lewat jalur independen harus mengumpulkan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) elektronik, sebagai syarat dukungan. Hal ini dikatkan Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha.

"Harus menggunakan format B.1-KWK, format yang disediakan KPU, dan hukumnya wajib bagi calon jalur perorangan. Bedanya format dulu tak diwajibkan tempel foto kopi elektronik," katanya.

Setelah mengisi format identitas, pendukung bacalon independen menandatangani dokumen tersebut. Kemudian menempelkan fotokopi KTP elektronik pada dokumen pendukung yang diberikan KPU sebagai penyelenggara.

"Ketika menyerahkan tak usah buru-buru. Sebelumnya diinput ke excel. Diketik dalam format excel, nanti kita kasih formatnya. Diketik rapi nama-nama data pendukung, sebelum ditaruh di karung. Kalau tidam kami setebgah mati cocokan lagi," ungkapnya.

Pihaknya juga tak menerima lagi dokumen pendukung berupa kartu keluarga (KK). Pemilukada kali ini wajib menyertakan KTP elektronik, baik seumur hidup maupun yang masih terbatas tahunnya.

"Tak menerima KK sebagai dokumen dukungan. KTP elektronik. Kalau yang tak seumur hidup gak apa," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved