Pilkada Balikpapan 2020

Pendaftaran Bakal Calon Jalur Perseorangan di Buka Desember KPU Bentuk Tim Verifikasi

Bahkan jelang pembukaan pendaftaran itu, KPU kota Balikpapan juga berencana membentuk tim verifikator yang nantinya akan melibatkan

Pendaftaran Bakal Calon Jalur Perseorangan di Buka Desember KPU Bentuk Tim Verifikasi
HO/KPU BALIKPAPAN
Si Dapan resmi menjadi maskot Pilkada Balikpapan 2020. Maskot dengan wujud beruang madu ini mengenakan busana khas Balikpapan yaitu baju Taqwo. 

Untuk memastikan kebenaran bukti jumlah dukungan seperti yang dilampirkan oleh calon dari jalur perseorangan nantinya, KPU Kota Balikpapan akan memanfaatkan tim verifikator yang nantinya terbentuk dan bertugas melakukan verifikasi terhadap bukti dukungan secara faktual di lapangan.

" Ya, jadi setiap warga yang dilampirkan Identitasnya sebagai pendukung, akan ditanyai kembali secara kebenarannya oleh tim verifikator tadi dan tim verifikator itu pasti tau karena kan mereka ketua RT," jelas Noor Thoha. Minggu (20/10)

Sementara itu, tim verifikator yang akan dibentuk itu nantinya juga akan memiliki beberapa persyaratan khusus. Diantaranya adalah setiap calon verifikator tidak diperbolehkan terlibat dalam partai politik atau tim sukses dari salah satu pasangan calon kandidat pada 2020 nanti.

Hal itu sengaja dilakukan oleh KPU guna memastikan kinerja tim verifikator yang dibentuk benar-benar netral dan tidak memihak salah satu paslon. (m06/bie)

Punya Peluang Sedikit

JALUR independen merupakan jalur yang mempunyai sedikit peluang, apalagi pemilih saat ini agak susah dimintai dukungan jika tak diberi sesuatu.

Hal ini dikatakan Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, usai menghadiri Pelantikan Ranting dan Training Orientasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Her Hotel dan Trade Center Balikpapan, Minggu (20/10).

"Sedikit peluangnya, sekarang baliho sudah tidak ngefek, kalau disuruh milih masyarakat selalu nanya saya dikasih apa? Karena kalau musim kampanye itu harus berjuang (beras baju dan uang)," imbuhnya.

Menurutnya, hal-hal seperti itu sudah menjadi rahasia umum, ia berharap nantinya dapat memutus rantai itu.

Ia juga menambahkan, biasanya bakal calon yang menempuh jalur perorangan harus bisa mengumpulkan delapan setengah persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dukungan yang dibuktikan dengan fotokopi KTP.

Ia menceritakan, setiap ada pemilihan umum jalur perorangan selalu daftar karena merasa dirinya punya KTP banyak.

"Orang nyalon itu butuh dukungan bukan KTP, kalau KTP aja di leasing (perkreditan) banyak," celetuknya disambut gelak tawa para hadirin. (m12)

Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved