Rasio Elektrifikasi Kaltara Ditarget jadi 80 Persen Akhir Tahun Ini, Ini Strateginya

Rasio Elektrifikasi Kaltara Ditarget jadi 80 Persen Akhir Tahun Ini, Ini Strateginya

Rasio Elektrifikasi Kaltara Ditarget jadi 80 Persen Akhir Tahun Ini, Ini Strateginya
Tribunkaltim.co, M Arfan
Seorang pedagang asongan di kawasan Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor menggunakan nyala api lilin sebagai sumber cahaya di tengah kondisi mati listrik yang melanda Tanjung Selor beberapa waktu lalu.  

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Rasio Elektrifikasi Kaltara Ditarget jadi 80 Persen Akhir Tahun Ini, Ini Strateginya

Rasio elektrifikasi Kalimantan Utara diupayakan meningkat menjadi 80 persen pada akhir tahun 2019.

Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, akan difokuskan layanan akses listrik ke masyarakat pedesaan yang belum terjangkau listrik.

Namun Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengakui,

tantangannya cukup besar lantaran masih minimnya akses transportasi serta kondisi geografis yang sulit.

"Jadi itu bukan pekerjaan mudah. Kita coba cari alternatif pembangkit yang efisien.

Salah satunya adalah Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Alhamdulillah, itu ada programnya di Kementerian ESDM," sebut Irianto Lambrie, Minggu (20/10/2019).

Irianto mengungkapkan, LTSHE adalah program yang paling berefek terhadap peningkatan rasio

elektrifikasi. Di Kalimantan Utara saat ini, ada 4.998 unit LTSHE dalam proses pemasangan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved