Tempeleng 10 Siswa Karena tak Bertanya, Motivator Sampaikan Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan

Tempeleng 10 Siswa Karena tak Bertanya, Motivator Sampaikan Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan

Tempeleng 10 Siswa Karena tak  Bertanya, Motivator Sampaikan  Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan
tribunkaltim/ho/kompas
Agus Setiyawan, motivator yang melakukan pemukulan terhadap 10 siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang 

TRIBUNKALTIM.CO-Tempeleng 10 siswa karena tak bertanya, motivator sampaikan khilaf dan mengaku pertama main tangan

10 siswa Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Muhamadiyah 2 Kota Malang menjadi korban pemukulan yang dilakukan motivator Agus Setiyawan atau Piranhamas.

Kasus ini telah ditangani Polres Malang Kota dan Agus telah diamankan.

Saat di Mapolres Malang Kota, Agus mengaku hilaf sehingga melakukan tindakan dengan menempeleng 10 siswa saat dilakukan seminar di sekolah tersebut. 

Di depan penyidik, Agus mengaku hilaf dan baru pertama kali melakukan perbuatan dengan tangan

"Kejadiannya benar-benar khilaf karena selama hidup saya baru kali ini melakukan perbuatan dengan tangan. Karena sama sekali tidak pernah," kata Agus saat rilis di Mapolres Malang Kota, Sabtu (19/10/2019).

VIDEO - Menyampaikan Imbauan Pemotor yang Lewat Trotoar, Malah Kena Tempeleng

Rocky Gerung Mengaku Pernah Usir Ruhut Sitompul, Gue Tempeleng atau Keluar dari Situ

Cabuli Murid SD di Dalam Mobil di Parkir Hotel, Motivator Ini Ditangkap Polisi

Hotman Paris Cecar Motivator Ayu Kayla, Benarkan Niat Vanessa Angel ke Surabaya untuk Rian

Agus mengaku baru pertama kali melakukan pemukulan saat seminar sedang berlangsung.

Saat rilis Agus bercerita bahwa ia mengajar siswa agar membuka pola pikir, sebagai dasar motivasi enterpreneur.

Dikutip dari Kompas.Com, saat seminar, hal yang pertama yang ia lakukan adalah mengajarkan anak untuk berani bertanya. Ia juga meminta siswa yang duduk di belakang agar pindah ke depan.

Tapi ternyata, tidak ada siswa yang menuruti permintaannya. Agus pun memilih melanjutkan seminar. Saat acara berlangsung, Agus mendapati siswa yang tertidur.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved