Tempeleng 10 Siswa Karena tak Bertanya, Motivator Sampaikan Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan

Tempeleng 10 Siswa Karena tak Bertanya, Motivator Sampaikan Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan

Tempeleng 10 Siswa Karena tak  Bertanya, Motivator Sampaikan  Khilaf dan Mengaku Pertama Main Tangan
tribunkaltim/ho/kompas
Agus Setiyawan, motivator yang melakukan pemukulan terhadap 10 siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang 

"Berikutnya permohonan maaf kepada pihak SMK Muhammadiyah 2 Malang, khususnya ke Bu Nur kepala sekolah. Berikutnya Pak Wakil Kepala Sekolah Pak Agus. Yang namanya juga sama.

Berikutnya, kepada Bu Riris yang selama ini selalu menghubungi saya untuk meminta siswa didiknya supaya seperti anak-anak magang yang ada di tempat saya.

Karena saya bisa menjadikan siswa-siswa magang bisa berjualan di online. Oleh sebab itu saya diminta untuk mengajarkan," jelasnya.

Muhammad Iqbal Meninggal, 5 Fakta Kehidupan Mantan Vokalis Band Cadas yang Hijrah dan Jadi Motivator

Jadi Korban Pemukulan, Ini Penjelasan Lengkap Tagor, Panpel Laga Persiba Balikpapan vs Martapura FC

 Agus juga mengaku memiliki siswa didik yang magang terhadapnya. "Karena menggunakan anak magang SMK, saya sudah mulai 2008 sampai 2019.

Dan mengajar di SMK sudah cukup banyak dan ngajar di universitas sudah cukup banyak," katanya. Saat ini Agus sudah berstatus tersangka dan sudah ditahan di Mapolres Malang Kota.

Fakta Motivator Tempeleng Siswa

Sementara itu, kasus pemukulan sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 2 Kota Malang oleh seorang motivator berinisial AS alias AP, terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah siswa berbaris di depan kelas dan ditempeleng satu per satu oleh pelaku.

Saat itu, sejumlah siswa sedang mengikuti Seminar Motivasi Berwirausaha yang diisi oleh AS sebagai motivator.

Aksi pemukulan tersebut diduga AS tersinggung saat siswa tertawa saat ada penulisan kata ‘goblok’.

Halaman
1234
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved