Usul Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara Masuk RPJMN

Usul Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara Masuk RPJMN

Usul Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara Masuk RPJMN
Tribunkaltim.co, M Arfan
Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Lapangan Agatis Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Oktober 2017 lalu.  

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Usul Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara Masuk RPJMN.

Pemprov Kalimantan Utara bakal mengusulkan pemekaran daerah

secara terbatas dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.

Rencana tersebut diinisiasi lantaran belum satupun rencana pemekaran daerah otonomi baru

kabupaten/kota di Kalimantan Utara yang direalisasikan.

"Ini bertepatan dengan penyusunan Desain Penataan Pemekaran Daerah atau Desertada. Jadi akan dilihat

di situ, daerah mana saja yang prioritas dimasukkan ke dalam Desertada. Dan akan kita dorong masuk ke

dalam RPJMN," sebut Irianto Lambrie dalam keterangan resminya, Minggu (20/10/2019).

Jika masuk RPJMN, hal-hal yang direncanakan memiliki pijakan atau dasar pelaksanaan yang kuat sebagai

dari program pemerintah.

"Apakah Bappenas memasukkan rencana pemekaran daerah otonomi baru ke dalam RPJMN atau tidak, itu

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved