Breaking News

BREAKING NEWS Upah Kerap Telat Hingga Iuran BPJS Tak Dibayar, Buruh Pabrik Plywood Demonstrasi

Breaking News Upah Kerap Telat Hingga Iuran BPJS Tak Dibayar, Buruh Pabrik Plywood Demonstrasi.

BREAKING NEWS Upah Kerap Telat Hingga Iuran BPJS Tak Dibayar, Buruh Pabrik Plywood Demonstrasi
TribunKaltim.Co/Nevrianto Hardi Prasetyo
MENUNTUT KESEJAHTERAAN-Ratusan buruh yang bekerja di PT Rimba Jaya Lestari Kabupaten Kutai Kartanegara membawa spanduk dan poster menuntut kesejahteraan mereka, mulai dari gaji yang belum dibayar juga Jamiinan Kesehatan yang belum dibayar ke BPJS Kesehatan, di depan Kantor Gubernur jalan Gajah Mada Kota Samarinda, Senin (21/10/2019). 

Nah, UMP Jawa Barat Jakarta kaltim Sulawesi Utara Tahun 2020 naik 8,51 Persen, Ini daftar daerah lainnya di Indonesia. 

 Inikah Daftar Menteri Jokowi 2019 - 2024?Ada 2 Kelahiran Sumut di Kabinet Kerja Jilid 2, Bukan Luhut

 1 Sosok Ini Tak Kuasa Tolak Perintah Jokowi Jadi Menteri, Sebenarnya Lebih Suka Tetap Kepala Daerah

 Pelantikan Presiden, Foto Jokowi Sarungan Sambil Nonton TV Pernah Viral, Trend Desainer Thom Browne

 Asal Lee Min Ho Buat Penasaran Warga Samarinda, Ini Fakta Profil dan Biodata Mantan Suzy Sebenarnya

Ada kennaikan UMP semua provinsi yang ada di Indonesia sebanyak 34 provinsi. 

Selain Jawa Barat, Sulawesi Utara, kaltim, Yogyakarta dan Jakarta, ada daerah lain yang terdaftar mengalami UMP naik. 

Untuk melihat daftar UMP provinsi seluruh Indonesia berikut disampaikan angka UMP, ada di akhir berita ini. 

Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) memutuskan

Untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) tahun 2020 sebesar 8,51 persen.

Dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019, kenaikan 8,51 persen itu berlaku untuk seluruh provinsi RI.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan, angka 8,51 persen didasarkan pada data inflasi nasional.

Dan pertumbuhan ekonomi nasional 2019. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut.

Inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) sebesar 5,12 persen.

"Dengan demikian, kenaikan UMP dan/atau UMK Tahun 2020 berdasarkan data Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional yaitu 8,51 persen," tulis Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan dikutip Kompas.com, Jumat (18/10/2019).

Berdasarkan persentase kenaikan pada 34 provinsi itu, Kompas.com mencoba menghitung perkiraan kenaikan UMP pada 2020 dengan menambahkan kenaikan 8,51 persen berdasarkan SE Menaker.

Mengutip dari Wikipedia, Upah Minimum Provinsi (disingkat UMP ) adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di satu provinsi.

Dahulu Upah Minimum Provinsi dikenal dengan istilah Upah Minimum Regional Tingkat I.

Dasar hukum penetapan UMP adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum.

Nah, UMP ditetapkan oleh gubernur dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi.

Penetapan upah dilaksanakan setiap tahun melalui proses yang panjang.

Mula-mula Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri dari birokrat, akademisi, buruh dan pengusaha mengadakan rapat.

Membentuk tim survei dan turun ke lapangan mencari tahu harga sejumlah kebutuhan

Yang dibutuhkan oleh pegawai, karyawan dan buruh.

Setelah survei di sejumlah kota dalam provinsi tersebut yang dianggap representatif.

Diperoleh angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) - dulu disebut Kebutuhan Hidup Minimum (KHM).

Berdasarkan KHL, DPD mengusulkan upah minimum regional (UMR) kepada Gubernur untuk disahkan.

Komponen kebutuhan hidup layak digunakan sebagai dasar penentuan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup pekerja lajang (belum menikah).

Berikut ini kenaikan UMP dari provinsi dengan penerimaan UMP terbesar hingga terkecil untuk tahun 2020:

DKI Jakarta dari sekitar Rp 3.940.973 pada 2019 menjadi sekitar Rp 4.276.349 pada tahun 2020.

- Papua dari sekitar Rp 3.240.900 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.516.700 pada tahun 2020.

- Sulawesi Utara dari sekitar Rp 3.051.076 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.310.722 pada tahun 2020.

Bangka Belitung dari sekitar Rp 2.976.705 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.230.022 pada tahun 2020.

Papua Barat dari sekitar Rp 2.934.500 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.184.225 pada 2020.

Nangroe Aceh Darussalam dari sekitar Rp 2.916.810 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.165.030 pada 2020.

Sulawesi Selatan dari sekitar Rp 2.860.382 pada 2019 menjadi sekitar Rp 3.103.800 pada tahun 2020.

Sumatera Selatan dari sekitar Rp 2.804.453 menjadi sekitar Rp 3.043.111 pada tahun 2020.

Kepulauan Riau dari sekitar Rp 2.769.683 menjadi sekitar Rp 3.005.383 pada 2020.

- Kalimantan Utara atau Kaltara dari sekitar Rp 2.765.463 menjadi sekitar Rp 3.000.803 pada tahun 2020.

- Kalimantan Timur atau kaltim dari sekitar Rp 2.747.561 menjadi sekitar Rp 2.981.378 pada 2020.

Kalimantan Tengah dari sekitar Rp 2.663.435 menjadi sekitar Rp 2.890.093 pada 2020.

Riau dari sekitar Rp 2.662.025 menjadi sekitar Rp 2.888.563 pada 2020.

Kalimantan Selatan dari sekitar Rp 2.651.781 menjadi sekitar Rp 2.877.447 pada 2020.

Maluku Utara dari sekitar Rp 2.508.092 menjadi sekitar Rp 2.721.530 pada 2020.

Jambi dari sekitar Rp 2.423.889 menjadi sekitar Rp 2.630.161 pada tahun 2020.

Maluku dari sekitar Rp 2.400.664 menjadi sekitar Rp 2.604.960 pada tahun 2020.

- Gorontalo dari sekitar menjadi4.020 menjadi sekitar Rp 2.586.900 pada 2020.

Sulawesi Barat dari Rp 2.369.670 menjadi sekitar Rp 2.571.328 pada tahun 2020.

Sulawesi Tenggara dari Rp 2.351.870 menjadi sekitar Rp 2.552.014 pada tahun 2020.

Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 menjadi sekitar Rp 2.499.422 pada tahun 2020.

Bali dari Rp 2.297.967 menjadi sekitar Rp 2.493.523 pada tahun 2020.

Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 menjadi sekitar Rp 2.484.041 pada tahun 2020.

- Banten dari Rp 2.267.965 menjadi sekitar Rp 2.460.968 pada tahun 2020.

Lampung dari Rp 2.240.646 menjadi sekitar Rp 2.431.324 pada tahun 2020.

Kalimantan Barat dari Rp 2.211.500 menjadi sekitar Rp 2.399.698 pada tahun 2020.

Sulawesi Tengah dari Rp 2.123.040 menjadi sekitar Rp 2.303.710 pada tahun 2020.

Bengkulu dari Rp 2.040.000 menjadi sekitar Rp 2.213.604 pada tahun 2020.

NTB dari Rp 2.012.610 menjadi sekitar Rp 2.183.883 pada tahun 2020.

NTT dari Rp 1.793.293 menjadi sekitar Rp 1.945.902 pada tahun 2020.

- Jawa Barat dari Rp 1.668.372 menjadi sekitar Rp 1.810.350 pada 2020.

Jawa Timur dari Rp 1.630.059 menjadi sekitar Rp 1.768.777 pada tahun 2020.

Jawa Tengah dari Rp 1.605.396 menjadi sekitar Rp 1.742.015 pada 2020.

DIY Yogyakarta dari Rp 1.570.922 menjadi sekitar Rp 1.704.607 pada tahun 2020.

(Tribunkaltim.co)

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved