Ceruk Manis Bisnis Gulali Rambut Nenek Balikpapan, Sapariah Giat Cari Uang Biaya Operasi Anak

Ceruk Manis Bisnis Gulali Rambut Nenek Balikpapan, Sapariah Giat Cari Uang Biaya Operasi Anak.

Ceruk Manis Bisnis Gulali Rambut Nenek Balikpapan, Sapariah Giat Cari Uang Biaya Operasi Anak
Tribunkaltim.co/Annisa Rhamadani
Ceruk Manis Bisnis Gulali Rambut Nenek Balikpapan, Sapariah Giat Cari Uang Biaya Operasi Anak 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jajanan zaman dulu memang terbilang fenomenal.

Memang, variasinya tidak seberagam jajanan masa kini, namun keberadaannya tetap membawa rindu di hati.

Sebagai satu dari segelintir orang yang masih menjajakan jajanan jadul, Sapariah tetap setia pada gulali Rambut Nenek yang menjadi sumber pendapatannya sehari-hari.

Ditemui di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Kalimantan Timur, ibu tiga orang anak ini nampak sabar menanti pembeli untuk memborongnya.

"Saya jualannya setiap hari di sini-sini aja ( Lapangan Merdeka ), nggak saat CFD aja,’ ujar Sapariah membuka pembicaraan.

5 Kuliner Legendaris di Gejayan Yogyakarta, Selain Lezat Kamu Cuma Habiskan Uang Rp 30.000-an!

Berburu Makanan Favorit di Kuliner Khas Ibukota Baru, Mulai dari Bakso Bakar hingga Jajanan Kekinian

8 Kuliner Malam di Surabaya yang Harganya Ramah di Kantong

Setiap hari, ia berjalan kaki dari rumahnya di daerah Pandan Sari Dalam menuju Lapangan Merdeka sambil menanggul dagangan di bahunya.

Gulali dan Rambut Nenek yang ia jual bukan merupakan produksi sendiri, melainkan ia menjualkan produksi milik orang lain.

‘Saya bagi hasil sama yang punya (usaha gulali). Kalo misalnya habis, ya dapetnya berapa itu dibagi dua,’ terang Sapariah.

Dalam sehari, sedikitnya Sapariah membawa dua kilogram gulali Rambut Nenek yang ia jual seharga Rp.5.000,-.

Sapariah mengatakan, peminat gulali dan Rambut Nenek sudah semakin berkurang.

Halaman
1234
Penulis: Annisa Nursuci Rhamadani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved