Viral di Media Sosial Patung Pesut di Dekat Jembatan Kembar, Wakil Walikota Barkati Malah Belum Tahu

Viral di Media Sosial Patung Pesut di Dekat Jembatan Kembar, Wakil Walikota Barkati Malah Belum Tahu

Viral di Media Sosial Patung Pesut di Dekat Jembatan Kembar, Wakil Walikota Barkati Malah Belum Tahu
TribunKaltim.Co/faris Dzulfiqar Fasya
Wakil Walikota M. Barkati saat menghadiri agenda Coffee Morning di Yen's Delight Jl. Juanda Samarinda, Senin (21/10/19). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Viral di media sosial patung pesut di dekat jembatan kembar, Wakil Walikota Barkati malah belum tahu

Wakil Walikota Samarinda, M. Barkati mengaku belum pernah melihat secara langsung bentuk patung Pesut di Jalan Slamet Riyadi tepatnya di sekitaran Jembatan Mahakam Kembar

"Masih tertutup terpal jadi tidak kelihatan, tapi pesut itu kan hewan yang terhitung langka dan khas, jadi saya kira memang mesti dibuat monumennya," ucap Barkati, Senin (21/10/19).

Barkati memang mengakui adanya rencana Pemerintah Kota  Samarinda untuk membangun monumen Pesut berukuran besar.

Bingung Saat Buat Patung Pancoran, Hoegeng Usul Model Wanita Namun Soekarno Menolak

Maju di Pilkada Samarinda Meiliana, Barkati dan Andi Harun Sosialisasi di Partai Amanat Nasional

Sebulan Menjabat Wakil Walikota Samarinda, M Barkati Terima Banyak Laporan ASN Tidak Disiplin

Apel Gabungan Disdamkar Kota Samarinda. Wawali Barkati: Disdamkar dan Warga Perkuat Koordinasi

Sementara itu, masih terus dikaji dan dipertimbangkan lokasi mana yang sekiranya strategis untuk pembangunan monumen yang dapat menjadi salah satu landmark Kota Tepian.

Terkait patung Pesut yang dibangun saat ini Barkati mengaku belum tahu siapa yang bertanggung jawab atas pembangunannya.

"Bisa jadi dari Pemprov Kaltim, atau malah punya kita (pemkot), ini mungkin sudah direncanakan sejak tahun lalu," ucapnya.

Ditemui terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin juga tidak tahu pasti siapa yang bertanggung jawab untuk pembangunan patung pesut tersebut.

"Kalau tidak salah itu program Corporate Social Responsibility (CSR), tapi nanti saya cek kembali tepat nya siapa (yang bertanggung jawab)," ucapnya.

Sugeng mengatakan, patung pesut tersebut bukan dari bagian rencana pembuatan taman kota.

Penulis: Faris Dzulfiqar Fasya
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved