Hibah Aset

Gara-gara Tak Dapat WTP, Pemkot TARAKAN Bakal Hibahkan 10 Aset Pada Instansi Lain

Menurut Walikota Tarakan, Khairul, pihaknya menghibahkan aset Pemkot Tarakan tersebut, karena dari intansi bersangkutan meminta agar aset tersebut

Gara-gara Tak Dapat WTP, Pemkot TARAKAN Bakal Hibahkan 10 Aset Pada Instansi Lain
TribunKaltim.Co/Junisah
Walikota Tarakan Khairul 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN - Pemkot Tarakan berencana akan menghibahkan lebih dari 10 asset milik pemekot berupa gedung dan tanah kepada instansi vertikal yang ada di Kota Tarakan Provinsi Kaltara.

Aset Pemkot Tarakan yang akan dihibahkan, antaranya Kantor Lantamal, Kantor Polsek Utara, dan 4 Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di empat kecamatan Kota Tarakan hingga Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Menurut Walikota Tarakan, Khairul, pihaknya menghibahkan aset Pemkot Tarakan tersebut, karena dari intansi bersangkutan meminta agar aset tersebut dihibahkan.

"Karena mereka minta dihibahkan, jadi kami membahas rencana hibah aset ini. Namun untuk pmenghibahkan aset ini tentunya harus ada persetujuan dari DPRD Tarakan," ujarnya, Senin (21/10/2019).

Khairul mengungkapkan, pihaknya menyetujui permintaan hibah aset ini, karena aset tersebut juga sudah lama dipinjam pakaikan kepada instansi bersangkutan.

"Rata-rata sudah hampir belasan tahun intansi vertikal ini kita pinjamkan aset ini. Sebab ada yang dari mulai 2001 sudah kita pinjamkan aset ini," ujarnya.

Khairul mengatakan, dari Pemkot Tarakan setuju saja dengan menghibahkan aset yang diminta instansi vertikal tersebut.

Hal ini untuk mempermudah Pemkot Tarakan dalam pencatatan aset di laporan keuangan Pemkot Tarakan.

"Selama ini lebih dari 10 aset milik Pemkot Tarakan yang dipinjam pakaikan kepada instansi vertikal. Tentunya ini agak menyulitkan kita dalam pencatatan aset. Sebab dalam pencatatan aset itu tertulis aset milik Pemkot Tarakan, tapi bukan ditempati Pemkot Tarakan. Jadi lebih baik dihibahkan saja asetnya biar jelasnya pencatatanny," ungkapnya.

Orang nomor satu di Tarakan ini mengaku, akan segera menyelesaikan hibah aset tersebut. Setelah itu meminta persetujuan dari DPRD Tarakan.

"Kita tunggu saja persetujuan dari DPRD Tarakan. Semakin cepat disetujui, yah semakin cepat pula kita menghibahkan aset yang sudah ditempati sejak dari 2001 hingga sekarang," ujarnya.

Saat ditanya apakah pencatatan aset, salah satu permasalahan Pemkot Tarakan tidak mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualuan (WTP) terhadap laporan keuangan Pemkot Tarakan?

"Yah begitulah, untuk itu kami ingin memperbaiki pencatatan aset ini, supaya kedepan kita dapat meraih opini WTP terhadap laporan keuangan Pemkot Tarakan," ucapnya.(jnh)

Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved