Kisah Dharmini, Dibawa Tantenya di Balikpapan untuk di Sekolahkan, Malah Dijadikan Pembantu

Kisah Dharmini, Dibawa Tantenya di Balikpapan untuk di Sekolahkan, Malah Dijadikan Pembantu

Kisah Dharmini, Dibawa Tantenya di Balikpapan untuk di Sekolahkan, Malah Dijadikan Pembantu
TribunKaltim.Co/dwi pradigdo utomo
Dharmini 

TRIBUNKALTIM.CO-Kisah Dharmini, Dibawa Tantenya di Balikpapan untuk di Sekolahkan, Malah Dijadikan Pembantu

Waktu bergulir seperti air yang mengalir. Dengan sepatah dua patah, Dharmini yang setiap hari menjajakan dagangannya di Pasar Sayur Sepinggan Balikpapan, mengingat kembali masa lalu yang menyisahkan luka.

Ia masih ingat saat pertama kali menginjakan kaki di Balikpapan bersama tantenya sekitar tahun 70an.

Iming-iming masa depan yang menjanjikan, membuat Dharmini mengiyakan ajakan tantenya, saat itu masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.

Ia menuturkan, saat itu orangtuanya ikut berbahagia, terlebih ekonomi keluarga Dharmini jauh dari cukup, ada secerca harapan akan masa depan yang lebih baik.

Manis di bibir tidaklah manis di takdir. Bukan sarana prasarana atau sekolah yang lebih baik yang ia dapat,

Dharmini justru dijadikan pekerja rumah tangga di kediaman tantenya saat berada di Balikpapan.

"Saat itu saya dijadiin pembantu sama tante, sakit kalau ingat" ujar Dharmini, Selasa (22/10/2019)

Ia berujar garis nasib sungguh tidak berpihak. Sekolah dan masa depan hanya menjadi mimpi. Janji manis hanya bualan, agar orangtua Dharmini memperbolehkan anaknya ikut bersama tantenya.

Pukulan, cacian harus ia terima, manakala Dharmini enggan mengerjakan pekerjaan rumah.

Halaman
123
Penulis: Dwi Pradigdo Utomo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved