Presiden Klub Persiba Balikpapan Gede Widiade Kecewa Berat Timnya Gagal ke Babak Delapan Besar

Presiden Klub Persiba Balikpapan Gede Widiade Kecewa Berat Timnya Gagal ke Babak Delapan Besar

Presiden Klub Persiba Balikpapan Gede Widiade Kecewa Berat Timnya Gagal ke Babak Delapan Besar
TRIBUN KALTIM
Presiden Persiba Gede Widiade Kecewa Persiba gagal ke babak delapan besar Liga 2. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - USAI sudah perjalanan Persiba Balikpapan di Liga 2 2019. Tim kebanggaan masyarakat Balikpapan itu harus puas bertahan di kasta kedua sepak bola nasional. Skuad Persiba gagal memenuhi target yang dipasang, yakni masuk babak delapan besar Liga 2 2019. Persiba harus puas finish di urutan 8 klasemen akhir wilayah timur Liga 2 2019.

Tim berjuluk Beruang Madu itu mengoleksi 27 poin dengan mencatatkan 8 kemenangan, 3 imbang, dan 9 kekalahan. Persiba pun memasukan 23 gol dan kebobolan 20 gol.

Tentu hasil akhir itu membuat Ketua Umum Persiba, Gede Widiade sangat kecewa. Penampilan Persiba dari awal musim hingga akhir menurutnya sangat buruk dan jauh dari harapan.

"Tidak seperti yang saya bayangkan. Mulai pertama sampai akhir sangat mengecewakan. Jadi saya sangat kecewa sekali dengan performa yang ada," kata Gede Widiade kepada Tribun Kaltim.

Kesalahan yang tidak bisa diterima menurut Gede yakni saat bentrok dengan Madura FC lalu. Padahal jika itu Persiba berhasil menang, babak delapan besar pun bisa saja memperpanjang perjalanan Persiba di Liga 2 2019.

Gede pun meminta maaf atas gagalnya pencapaian Persiba di musim ini. Dia pun mengatakan bahwa tim ini sangat tidak layak mengikuti kompetisi kedua sepak bola nasional. "Saya minta maaf kepada masyarakat Balikpapan karena Persiba mengecewakan. Target kami delapan besar tidak tercapai," ujar mantan Dirut Persija Jakarta ini.

Ia juga menyinggung soal fasilitas yang sudah diberikan kepada tim, namun belum bisa mengangkat prestasi tim kebanggaan masyarakat Balikpapan ini. "Saya tidak mengerti sama sekali padahal fasilitas dan yang lainnya sangat dipenuhi. Kurang apalagi, gaji tidak pernah telat. Gaji juga paling besar di Liga 2," tambahnya.

Dengan bertahannya Persiba di Liga 2 berarti ini menjadi tahun ketiga bagi skuad Beruang madu berkompetisi di Liga 2.
Gagalnya pencapaian musim ini membuat skuad Persiba bakal dirombak habis untuk musim depan. Gede pun sudah merancang rencana pembentukan tim musim depan. Februari 2020 tim Persiba akan dibentuk dengan komposisi pemain yang mungkin didominasi wajah baru. "Kita akan rombak total tim ini. Tidak banyak yang dipertahankan, hanya yang bagus saja. Presentasi yang dipertahankan sangat kecil," ujarnya.

Ia menargetkan, selambat-lambatnya tim Persiba akan terbentuk pada Februari 2020 mendatang. "Februari kita akan membentuk tim. Kita akan gelar TC di Jakarta atau Bali. Harus segera," tambahnya.

Gede pun akan gerak cepat untuk merekrut pemain. Sejumlah nama pemain sudah diincarnya untuk direkrut ke Persiba. Kompetisi berakhir, dia akan menjalin komunikasi dengan pemain yang serius dan punya fighting spirit bersama Persiba.

Halaman
12
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved