Sempat Buron Selama Sebulan, Pemilik Sabu 1 Kg Aidil F Firdaus Ditangkap di Kutai Timur

Sempat Buron Selama Sebulan, Pemilik Sabu 1 Kg Aidil F Firdaus Ditangkap di Kutai Timur

Sempat Buron Selama Sebulan, Pemilik Sabu 1 Kg Aidil F Firdaus Ditangkap  di Kutai Timur
TribunKaltim.Co/HO/BNNP Kaltim
DARURAT NARKOBA - DPO Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim berhasil diringkus aparat gabungan bersama Polres Kutim, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sempat Buron Selama Sebulan, Pemilik Sabu 1 Kg Aidil F Firdaus Ditangkap di Kutai Timur

Masuk daftar pencarian orang (DPO) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, yang telah buron selama kurang lebih sebulan akhirnya  diringkus.

Pelaku  Aidil F Firdaus alias Daus (19) diamankan tanpa perlawanan di kediamannya, Desa Mukti Jaya SP IV, Kelurahan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 22 Oktober 2019, sekitar pukul 02.00 Wita.

Penangkapan terhadap pelaku tidak terlepas dari koordinasi dengan aparat setempat. Penangkapan dilakukan bersama dengan jajaran Polres Kutim.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku merupakan pemilik sabu seberat 1 Kg yang dibawa  bersama dengan tiga orang rekannya, Irwan alias Wawan (35), Ike Siringge (23) dan Mike Riske (20).

BNN Kaltara & Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu dari Tawau, Begini Pelaku Sembunyikan Narkoba

5 Orang Ditangkap Diduga Penyelundupan Narkoba Sabu 2 Kilogram dari Tawau Malaysia, Begini Modusnya

Sepak Terjang Kurir 20 Paket Sabu Seberat 2 Kg, BNN Gelandang Pasutri Balikpapan Ini

Pasutri Muara Kembang Kukar Diamankan Polresta Samarinda, Akan Selundupkan Sabu 489 Gram ke Handil

Pelaku berhasil kabur dari sergapan petugas sesaat setelah kendaraan yang ditumpanginya masuk ke saluran air di simpang empat Sempaja.

"Saat kabur dari tangkapan kami, pelaku langsung menuju Kutim. Dia tidak kabur ke daerah lain, kembali pulang ke daerah asalnya," ucap Humas BNNP Kaltim, Haryoto, Rabu (23/10/2019).

Selama dalam masa pelariannya, pelaku tidak lagi melakukan aktivitas jual beli sabu.

"Tidak beroperasi lagi, saat ditangkap dia juga hanya pasrah saja. Ngakunya sudah insaf," jelasnya.

Untuk diketahui, pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat (20/9/2019) lalu, sekitar pukul 15.30 Wita.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved