Dihadapan Najwa Shihab, Adian Napitupulu Ungkap Alasannya Tolak Tawaran Menteri hingga Minta Ampun

Dihadapan Najwa Shihab, Adian Napitupulu Ungkap Alasannya Tolak Tawaran Menteri hingga Minta Ampun

Dihadapan Najwa Shihab, Adian Napitupulu Ungkap Alasannya Tolak Tawaran Menteri hingga Minta Ampun
Tangkapan layar video yooutube.com @Najwa Shihab
Dihadapan Najwa Shihab, Adian Napitupulu Ungkap Alasannya Tolak Tawaran Menteri hingga Minta Ampun 

"Tapi kan kan enggak bisa bicara tentang ranah rakyat, kalau saya di agraria saya bicara tentang tanah, atau segala macam."

"Tapi tidak bisa bicara hal lain tentang buruh dan sebagainya, di mana saya bisa bicara semuanya? Ya di DPR," ungkap Adian Napitupulu.

Ia mengakui bahwa menolak jadi Menteri dan tetap menjadi DPR adalah pilihan sadarnya.

"Tidak ada paksaan, tidak ada intervensi apapun," beber Adian Napitupulu.

"Walau mungkin saat itu saya sedikit melihat ekspresi wajahnya Jokowi natapnya tajam, enggak tahu untuk menegaskan ini orang menolak apa enggak, ya saya fine-fine saja."

"Dan terbantukan karena memang saat itu ada mas Pratik yang mencairkan suasana seperti itu," imbuhnya.

Najwa Shihab kemudian menanyakan soal Adian Napitupulu yang 4 kali ditawari jadi Menteri.

"Anda ditawari 4 kali, 4 kali Anda menolak?," tanya Najwa Shihab.

Adian Napitupulu
Adian Napitupulu (Tangkapan layar video yooutube.com @Najwa Shihab)

Menteri Agama Fachrul Razi Pernah Pecat Prabowo Subianto, Bukan Lulusan Pesantren, Dekat Luhut

Tahun Depan, Kementerian ESDM Glontorkan 10.000 Sambungan Rumah untuk Jaringan Gas di Balikpapan

Adian Napitupulu lantas mengiayakan, dan mengaku bahkan sampai meminta ampun.

"Sampai begini-beginilah pokoknya," ujar Adian Napitupulu menunjukkan gestur meminta maaf dengan menangkupkan kedua tangannya ke depan.

"'Ampun Pak Presiden', saya minta ampun 1.000 kali."

"Saya bilang saya sadar diri, saya tahu kemampuan saya, saya tahu diri saya seperti apa dan sebagainya, bla-bla-bla, gitu lah," tambahnya.

Najwa Shihab lantas menyoroti kata sadar diri, yang ia sebut sebagai kata kunci.

"Sadar diri, itu kata kunci, yang sekarang masuk di kabinet Jokowi," ujar Najwa Shihab.

"Yang jelas saya mau mengutip ketua timses Jokowi, Erick Thohir yang mengatakan 'Harus yang berkeringat yang jadi Menteri Jokowi'."

"Komposisi kabinet ini mencerminkan keringat orang-orang yang bekerja kemarin tidak?"

Mendengar hal itu, Adian Napitupulu menyinggung soal persoalan yang ada.

"Nah ini juga ini, ini juga persoalan, artinya keringatannya di mana?," jawabnya.

"Karena di ruang AC juga bisa keringetan, yang di lapangan juga keringatan."

"Artinya bahwa keringat itu harus kita bedah lebih jauh lagi."

"Keringatnya di mana, kapan, dan sebagainya, berapa banyak, bagaimana mengukurnya?"

"Apakah cuma 10 bulan saat pilpres berjalan, atau dari 2012 dari Jokowi pindah dari Solo, 2014, 2019, atau cuma 10 bulan ukuran keringat ini?," imbuh Adian Napitupulu.

Live Streaming Trans 7 Mata Najwa Gono Gini Kursi Menteri Adian Napitupulu dan Arief Poyuono Kembali

Selain Adian Napitupulu, Risma, Walikota Surabaya, Tolak Tawaran Menteri Jokowi, Tapi Merasa Rugi

Soal Wiranto Ditusuk, Adian Napitupulu Beri Komentar Singkat dan Langsung Jawab Pertanyaan Lain

Menurutnya, Erick Thohir harus menjelaskan lebih detail mengenai ukuran keringat itu.

"Kalau ukuran keringat dari Adian, apakah komposisi orang-orang yang masuk sekarang memang yang sudah berpeluh-peluh?," tanya Najwa Shihab.

"Ya Gerindra juga berkeringat waktu melawan kita kan," jawab Adian Napitulu disambut tawa hadirin di studio.

"Artinya kalau tidak dijelaskan arti keringat itu apa, ya mereka waktu bertarung melawan kita ya berkeringat juga," tuturnya.

Adian Napitupulu kemudian memberikan skor 9 untuk komposisi Menteri Jokowi saat ini.

(*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved