Hampir Akhir Tahun, Anggaran Pemprov Kalimantan Utara Baru Terserap 40 Persen, Ini Alasannya

Hampir Akhir Tahun, Anggaran Pemprov Kalimantan Utara Baru Terserap 40 Persen, Ini Alasannya

Hampir Akhir Tahun, Anggaran Pemprov Kalimantan Utara Baru Terserap 40 Persen, Ini Alasannya
TRIBUNKALTIM.CO/ M ARFAN
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie meninjau proyek pembangunan jalan di Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Hampir Akhir Tahun, Anggaran Pemprov Kalimantan Utara Baru Terserap 40 Persen, Ini Alasannya

Serapan anggaran Pemprov Kalimantan Utara berdasarkan catatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Kaltara masih di kisaran 40 persen hingga akhir triwulan III atau September kemarin.

Serapan anggaran tersebut dinilai masih minim. Semestinya serapan mencapai 75 persen pada akhir triwulan III.

Rakor TPPP Perkuat Pengawasan Pupuk Bersubsidi dan Pestisida di Kaltara

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara Dorong Pengelolaan Arsip yang Baik

Berhasil Laksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Provinsi Kaltara Raih Penghargaan Bappenas

Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Kalimantan Utara Denny Harianto mengungkapkan,

lambannya serapan anggaran, khususnya terjadi di belanja langsung.

Kendala teknisnya terjadi saat lelang dan penyiapan dokumen administrasi.

"Untuk anggarannya tidak masalah. Anggarannya ada.

Dan sesuai perintah Pak Gubernur, semua OPD harus segera menjalankan kegiatan yang sudah diprogramkan," sebut Denny Harianto, Kamis (24/10/2019).

Denny Harianto mengungkapkan, Dinas Kehutanan adalah salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang serapan anggarannya paling rendah.

OPD ini diketahui menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Dana Reboisasi (DR) sebesar Rp 121 miliar namun belum terserap maksimal.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved