PBNU Ucap Indonesia Darurat Radikalisme, Kiai Kecewa Fachrul Razi Diangkat Jokowi Jadi Menteri Agama

PBNU sebut Indonesia Darurat Radikalisme, Kiai kecewa Fachrul Razi diangkat Jokowi jadi Menteri Agama.

PBNU Ucap Indonesia Darurat Radikalisme, Kiai Kecewa Fachrul Razi Diangkat Jokowi Jadi Menteri Agama
Kolase Tribun Kaltim
Menteri Agama Fachrul Razi dan perwakilan PBNU 

TRIBUNKALTIM.CO - PBNU sebut Indonesia Darurat Radikalisme, Kiai kecewa Fachrul Razi diangkat Jokowi jadi Menteri Agama.

Pengangkatan Jenderal Purnawirawan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama di kabinet Indonesia Maju, menuai pro dan kontra.

Pasalnya, Fachrul Razi berasal dari kalangan Militer, bukan ormas keagamaan.

Dua Kali Berlawan di Pilpres, Ekspresi Tak Terduga Prabowo Subianto saat Dilantik Jadi Menhan Jokowi

Sosok Taruna Ini Bersemangat Gantikan Idham Aziz, Calon Kapolri Baru Pengganti Tito Karnavian

Kabar Buruk Teroris, Idham Aziz Kapolri Baru Pengganti Tito Karnavian, Jejak Mentereng di Antiteror

AHY dan Ahok, Alasan Ruhut Sitompul Hengkang dari Demokrat ke PDIP, Partai Megawati, Ini Ulasannya

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo mengangkat Jenderal (purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama.

Sementara dalam tradisi, Menteri Agama biasanya dijabat oleh perwakilan dari organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama atau NU.

Terkait penunjukan Fachrul Razi, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU KH Robikin Emhas mengatakan, pihaknya menerima protes dari banyak Kiai.

Menurutnya, banyak Kiai di berbagai daerah merasa kecewa dengan keputusan Jokowi terkait jabatan Menteri Agama.

"Saya dan pengurus lainnya banyak mendapat pertanyaan terkait Menteri Agama.

Selain pertanyaan, banyak Kiai dari berbagai daerah yang menyatakan kekecewaannya dengan nada protes," kata Robikin dalam keterangan tertulis, Rabu (23/10/2019).
Menurut Robikin, para Kiai paham bahwa Kementrian Agama harus berada di garda depan dalam mengatasi radikalisme berbasis Agama.

Namun sayangnya, pemilihan pemimpin Kemenag tak sesuai dengan yang diharapkan dalam membentengi NKRI dari ajaran radikalisme.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved