Soal Sekdaprov Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah Trauma, Dewan Usulkan Interpelasi dan Angket

Soal Sekdaprov Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah Trauma, Dewan Usulkan Interpelasi dan Angket

Soal Sekdaprov Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah Trauma, Dewan Usulkan Interpelasi dan Angket
TRIBUNKALTIM.CO/ CAHYO WICAKSONO
Dosen Hukum Unmul sekaligus menjabat sebagai ketua SAKSI Herdiansyah Hamzah atau yang akrab disapa Castro. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Samarinda, Herdiansyah Hamzah memberikan pandangan terkait rencana menggunakan hak angket DPRD Provinsi Kaltim.

Namun ia trauma dengan rencana usulan itu, dikhawatirkan "masuk angin".

Ini terkait jabatan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim yang sudah ditunjuk Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor : 133/TPA Tahun 2018. 

Bekal Keppres No. 133/TPA Tahun 2018 menjadi dasar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melantik Abdullah Sani, pada 16 Juli 2019 di Jakarta.

Hingga kini, jabatan Abdullah Sani sebagai Sekdaprov belum diaktifkan.

Fraksi PPP DPRD Kaltim Setuju Hak Angket soal Sekdaprov Kaltim, Rusman : Perlu Diingatkan

DPRD Kaltim Usul Hak Angket terhadap Kebijakan Gubernur Terkait Posisi Sekdaprov

DPRD Provinsi Kaltim sempat mempertanyakan alasan gubernur tidak mengaktifkan Sekdaprov yang dipilih Presiden Joko Widodo.

Sebagaian anggota Dewan sempat mengusulkan hak interpelasi terkait persoalan itu. 

Namun menjelang pembahasan anggaran batal direalisasikan.

Justru unsur pimpinan Dewan yang bertemu dengan Gubernur dan mendapat penjelasan secara lisan.

Alhasil rencana interpelasi buyar, di saat menjelang pembahasan RAPBD 2020.

Halaman
1234
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved