Ditjen Binalattas BLK Samarinda

Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII di BLK Samarinda Resmi Ditutup

meningkatkan kompetensi dan profesionalisme instruktur, aspek yang wajib dimiliki oleh seorang instruktur

Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII di BLK Samarinda Resmi Ditutup
HO - Binalattas BLK SMD
Simbolis penutupan dengan prosesi Pemukulan Tambur 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 108 peserta, 54 juri, 9 orang penyelia dan 18 tim teknis turut mensukseskan kegiatan Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII tingkat nasional.

Kegiatan yang diadakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur telah berlangsung selama empat hari.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme instruktur, aspek yang wajib dimiliki oleh seorang instruktur meliputi kompetensi teknis, kompetensi metodologi dan karakter.

Juara 1, 2 dan 3 Fashion Busana (Fashion Technology)
Juara 1, 2 dan 3 Fashion Busana (Fashion Technology) (HO - Binalattas BLK SMD)

"Untuk ke depannya kami akan memberlakukan wajib sertifikasi kompetensi bagi instruktur di seluruh Indonesia baik instruktur pemerintahan, instruktur swasta juga termasuk instruktur dalam bidang industri," kata Kepala BLK Kota Samarinda, Andri Susila.

Mengacu data statistik yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2019, sebanyak 136 juta angkatan kerja yang ada saat ini tingkat penganggurannya adalah sebesar 5,01%.

Angka ini mengindikasikan terjadinya perbaikan iklim ketenagakerjaan apabila dibandingkan dengan tingkat pengangguran Indonesia lima tahun lalu.

Tahi Lalat Gisella Anastasia dan Wanita Pemeran Video Syur Disorot, Kekasih Wijin Diminta Buktikan

UMP Kalimantan Utara Diprediksi Capai Rp 3.000.804, Mulai Diberlakukan 1 Januari

Jadi Menkopolhukam Sipil, Mahfud MD Kaget Dapat Pesan dari Mertua KSAD Andika Perkasa, Hendropriyono

Pada tahun 2014, tingkat pengangguran berada di angka 6,17%.

Tingkat pengangguran 5,1% saat ini merupakan tingkat pengangguran terendah sejak dimulainya era reformasi tahun 1998.

Pemerintah menetapkan enam sektor yang membutuhkan banyak tenaga kerja terampil secara nasional.

Laporan Kepala BLK Kota Samarinda, Andri Susila
Laporan Kepala BLK Kota Samarinda, Andri Susila (HO - Binalattas BLK SMD)

Sebagai sektor prioritas pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia saat ini sektor manufaktur, sektor agribisnis, sektor pariwisata, sektor kesehatan, sektor ekonomi digital dan sektor pekerja migran.

"Semoga hasil dari kompetensi ini bisa dijadikan motivasi untuk seluruh kompetitor untuk meningkatkan kompetensi dan menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi," tutur Andri Susila. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved