Breaking News:

Usai Pecahkan Rekor MURI, Kebudayaan di Mahulu Layak untuk Dikunjungi, bisa Tingkatkan Ekonomi

Usai Pecahkan Rekor MURI, Kebudayaan di Mahulu Layak untuk Dikunjungi, bisa Tingkatkan Ekonomi

Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Febriawan
PRESTASI : Kemeriahan festival hudoq cros border 2019,di kabupaten Mahulu, yang berlangsung di Ojoh Bilang 

TRIBUNKALTIM.CO,UJOH BILANG-Usai Pecahkan Rekor MURI, Kebudayaan di Mahulu  Layak untuk Dikunjungi, bisa Tingkatkan Ekonomi

Prestasi tingkat dunia dan pertama di Indonesia di bidang kesenian dan kebudayaan yang diraih Kabupaten Mahulu, dengan menari hudoq tanpa henti selama 25 jam.

Pada Festival Hudoq Cros Border 2019, yang berlangsung di Ujoh Bilang, direspont positif oleh Kementerian  Pariwisata RI.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pariwisata Area III yang membawahi Kalimantan, Sabah dan Serawak Sapto Hariono.

Ia mengatakan, melalui event ini dapat meningkatkan daya tarik Mahulu untuk dikunjungi oleh wisatawan baik itu lokal maupun asing.

Selain itu event ini juga berdampak pada perputaran perekonomian di Mahulu.

“Sehingga mendorong investor untuk berinvestasi Mahulu, secara tidak langsung bila hal itu terjadi Mahulu mengalami kemajuan  yang sangat pesat,” jelasnya.

Ia berharap event ini tidak  berhenti sampai di sini saja, melainkan terus dilaksanakan dan dikembangkan. Sehingga dapat penarik wisatakan untuk berkunjung ke Mahulu.

“Janggan terfokus pada Festival Hudoq saja. Tapi buat rangkaian cara yang lain, seperti,

perlombaan-perlombaan lainnya masih banyak lagi yang perlu disajikan mengingat Mahulu daerah yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia,” tegasnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved