Breaking News:

Ada Kejanggalan Dibalik Penangkapan Putri Amelia, Manajemen Hotel Purnama Batu Ungkap Fakta Baru

Ada Kejanggalan Dibalik Penangkapan Putri Amelia, Manajemen Hotel Purnama Batu Ungkap Fakta Baru

Editor: Januar Alamijaya
Kolase/Instgaram/TribunJatim
Ada Kejanggalan Dibalik Penangkapan Putri Amelia, Manajemen Hotel Purnama Batu Ungkap Fakta Baru 

Rizki Ahmad Hadiri menceritakan, penangkapan tersebut dilakukan pada saat pelaku praktik prostitusi sedang mengambil tiket parkir dengan mengendarai mobil.

Setelah mengambil tiket, mereka langsung ditangkap polisi yang pada saat itu berada di depan Hotel Purnama.

"Ada 2 orang di dalam mobil, 1 cewek, 1 cowok. Tapi saya tidak tahu mereka siapa," ucapnya.

Dia pun menjelaskan, sebelum kedua orang yang ditangkap tersebut datang, ada polisi yang memang berjaga di depan hotel.

Rizki Ahmad Hadiri tidak menyebutkan jumlah polisi yang saat itu menangkap.

"Saya kurang tahu jumlahnya. Tapi yang jelas mereka polisi dan mereka menangkap dua orang," kata dia.

Lebih lanjut, Rizki Ahmad Hadiri menjelaskan, di Hotel Purnama tidak ada kamar nomor 6701 seperti yang diberitakan di media massa.

"Tidak ada kamar 6701, adanya 6107. Penggerebekan ataupun pendobrakan tidak ada di dalam kamar. Saya sudah cek ke seluruh hotel," katanya.

Sepupu: ke Batu untuk Kerja

Beberapa hari lalu, Putri Amelia Zahraman sempat pulang ke Balikpapan, Kalimantan Timur atau Kaltim untuk ngumpul bareng keluarga.

"Padahal baru aja bareng-bareng saya kemarin, baru pulang ke Balikpapan," ujar Priska Marcelia, sepupu Putri Amelia Zahraman kepada Tribun Kaltim, Sabtu (26/10/2019).

Priska Marcelia menceritakan, keluarga besarnya memang dekat satu sama lain.

"Kita sama keluarga besar dekat semua. Kalau ada yang pulang gitu, langsung kumpul semua," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Priska Marcelia membantah sepupunya terlibat dalam kasus prostitusi.

Keberadaan Putri Amelia di Kota Batu, Jawa Timur, kata Priska Marcelia, untuk bekerja karena ia dipercaya untuk menjadi perwakilan dari Kaltim di bidang pariwisata.

Bahkan Priska Marcelia mengungkapkan bahwa Putri Amelia Zahraman pernah membawa nama Balikpapan hingga ke luar negeri.

"Puput ( sapaan Putri Amelia ) itu pernah bawa nama Balikpapan ke China," katanya mengungkapkan.

Ia juga mengaku meneteskan air mata saat mendengar berita penangkapan itu.

"Ya Allah, adekku," katanya.

Berikut daftar prestasi Putri Amelia Zahraman:

* Miss Tourism Queen of The Year Indonesia 2016

* Miss Sport Tourism Indonesia 2016

* 3rd Runner Up Putri Pariwisata Indonesia 2016

* Putri Pariwisata Indonesia Berbakat 2016

* Winner Best National Costume Miss Tourism Queen of The Year International, Shanghai, China, 2016

* icon Putri Danau Toba Kementerian Pariwisata RI 2016

* Duta Earth Hour Balikpapan 2017,

* Putri Pariwisata Kaltim 2016,

* Duta IM3 1st Runner Up 2014,

* Duta IM3 Favorit 2014, dan

* juara The Best Host CBD Pekan Raya Balikpapan 2013.

Melamar di DPR

Sebelum ditangkap polisi dari Polda Jatim, Putri Amelia Zahraman sempat mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK ).

Bukan dia yang mengurus langsung, melainkan meminta bantuan orang dekatnya di Kota Balikpapan.

Dia tak sempat mengurus langsung di Balikpapan sebab pada saat itu, dia sedang berada di Jakarta.

Lalu, untuk keperluan apa Putri Amelia Zahraman atau kontestan duta pariwisata itu mengurus SKCK?

Dikutip dari Tribun Kaltim, dari penuturan pihak keluarga, Putri Amelia Zahraman atau Putri Pariwisata Indonesia 2016 sedang melamar menjadi staf di DPR RI atau duduk sebagai staf.

"Dia sempat minta tolong ke saya untuk buatkan SKCK katanya dipanggil dari Jakarta untuk jadi anggota atau staf DPR gitu," ujar Heri, paman atau om Putri Amelia Zahraman, Sabtu (26/10/2019), kepada Tribun Kaltim.

Menurut Priska Marcelia, sepupunya itu belum diterima menjadi staf di DPR RI.

"Kata Puput ( sapaan Putri Amelia Zahraman ) itu masih kayak interview, nanti kalau udah pasti Puput kabari," kata Priska Marcelia.

Ibu Shock dan Menangis, Om Khawatir

Sementara itu, setelah Putri Amelia Zahraman ditangkap, dia sempat bisa dihubungi oleh keluarganya.

Heri mengatakan, dirinya baru mengetahui kabar tersebut melalui berita yang beredar melalui media sosial.

"Saya belum tahu menahu, soalnya itu masih simpang siur," ujarnya saat ditemui Tribun Kaltim, Sabtu (26/10/2019).

Heri menuturkan jika dia mendapat kabar, sebelum penangkapan, Putri Amelia Zahraman diundang ke Batu.

Ia pun khawatir jika keponakannya itu dijebak

Lebih lanjut, kata Heri, Putri Amelia sempat tidak bisa dihubungi selama 2 hari hingga terdengar kabar penangkapan ini.

Heri menuturkan, teman ponakannnya sempat menelepon pihak keluarga dan mengabarkan jika Putri Amelia sekaligus kontestan ajang pencarian duta pariwisata itu sedang tersandung masalah.

Mendapat kabar Putri Amelia ditangkap dalam kasus prostitusi, ibunya shock dan menangis tiada henti.

Baca: Video Detik-detik Artis Ibu Kota Putri Amelia Digelandang Polisi Usai Ditangkap Berzina dengan Pria Bukan Suami

Priska Marcelia mengaku kaget ketika mendengar berita tersebut dari teman-temannya.

"Saya juga kaget, dapet kabar itu di-DM (Direct Message) teman-teman saya," kata Priska Marcelia.

Menurut Piska Marcelia, Putri Amelia atau disapa Puput merupakan sosok berprestasi.

"Anaknya itu berprestasi, dari SD nggak pernah nggak berprestasi, pinter banget," kata Piska Marcelia.

Heri mengungkapkan, hingga Sabtu (26/10/2019) sore, Putri Amelia masih dalam tahap pemeriksaan sebagai saksi.

Pihak keluarga khawatir jika Putri Amelia dijebak dalam kasus ini sebab, kata Heri, ponakannya diundang ke Batu, Jawa Timur.(kompas.com/surya/surya malang)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved