Bagian Pemerintah, Adian Napitupulu Tak Yakin Gerindra Tetap Kritis, Langsung Dibantah Arief Poyuono

Bantahan Arief Poyuono ini berawal dari Najwa Shihab yang menanyakan loyalitas Prabowo dan kekritisan Partai Gerindra pada Pemerintahan.

Bagian Pemerintah, Adian Napitupulu Tak Yakin Gerindra Tetap Kritis, Langsung Dibantah Arief Poyuono
Capture YouTube
Adian Napitupulu tak yakin Gerindra akan tetap kritis pada pemerintah, pasalnya kini Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto jadi bagian dari pemerintah. Langsung dibantah Arief Poyuono 

Arief Poyuono meyakini Prabowo Subianto akan loyal pada Jokowi.

Najwa Shihab pun meminta bukti keyakinan Arief Poyuono bahwa Prabowo Subianto akan loyal pada Jokowi.

"dia gak pernah berkhianat sama negara, apa yang dia khianti sama negara ? wong dia diberhentikan dari militer karena mengabdi pada negara," kata Arief Poyuono.

Najwa Shihab kemudian kembali menekankan Arief Poyuono bahwa Prabowo Subianto akan loyal sebagai pembantu Jokowi.

Namun Arief Poyuono kembali tak terima Prabowo Subianto disebut pembantu Presiden Jokowi.

"pengabdi negara mba, jangan pembantu, pengabdi negara, tetap akan loyal," kata Arief Poyuono.

"pengabdi negara tapi menjalankan fungsi sebagai pembantu Jokowi," timpal Najwa Shihab

"bukan pembantu," kata Arief Poyuono.

lho pembantu presiden dong," kata Najwa Shihab.

Arief Poyuono menegaskan tidak ada dalam Undang-Undang manapun seorang menteri disebut pembantu.

"gak ada Undang-Undanganya bahwa seorang menteri itu pembantu negara, yang ada sebagai anggota kabinet," kata Arief Poyuono.

Najwa Shihab mengutip pidato Jokowi yang menyebut tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi Presiden.

"tidak ada visi misi menteri visi misinya presiden kalau macam-macam saya copot di tengah jalan, pembantu dong itu," kaata Najwa Shihab

"anggota kabinet gak ada pembantu, anggota kabinet," kata Arief Poyuono

"emang pembantu," sahut Adian Napitupulu.

Arief Poyuono kembali menantang agar ditunjukan Undang-Undang yang menyebut menteri adalah pembantu Presiden.

"tunjukan Undang-Undang yang mengatakn bahwa menteri seorang pembantu, gak ada, anggota kabinet," kata Arief Poyuono

"ini hanya beda istilah saja, tapi ia ditugaskan untuk membantu tugas presiden, minimal itu setuju kan ?" kata Najwa Shihab

"setuju, tapi bukan pembantu," jawab Arief Poyuono

"yang membantu itu pasti pembantu dong," kata Adian Napitupulu.

"ya gak dong, kaya kamu membantu memberikan api rokok ke saya kan bukan pembantu," kata Arief Poyuono ke Adian Napitupulu.

Yunarto Wijaya yang diberikan kesempatan bicara sudah menyiapkan penjelasan soal pembantu atau pengabdi negara.

"saya cuma ingin bung Arief lebih ikhlas menempatkan posisi Prabowo dengan Gerindra, karena jelas kalau ditantang, di Undang-Undang 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara pasal 1 ayat 2 menyebutkan menteri negara yang selanjutnya disebut menteri adalah pembantu presiden yang memimpin kementerian," jelas Yunarto Wijaya.

Mendengar jawaban Yunarto Wijaya, Adian Napitupulu dan Najwa Shihab serta penonton Mata Najwa menjadi riuh.

Sementara Arief Poyuono hanya terdiam.

"bukan, pembantunya dalam jabatan bukan person to person," tutup Arief Poyuono di Mata Najwa.

 Bukan Titiek Soeharto, Terkuak Sosok yang Dampingi Prabowo Subianto Saat Pelantikan Menteri Jokowi

 Menteri Agama Fachrul Razi Pernah Pecat Prabowo Subianto, Bukan Lulusan Pesantren, Dekat Luhut

 Selain Adian Napitupulu, Risma, Walikota Surabaya, Tolak Tawaran Menteri Jokowi, Tapi Merasa Rugi

 Sembuh, Wiranto Komentari Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi, Ungkap Perasaan Tak Jadi Menteri

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved