Bank Indonesia Balikpapan

GENBI GRAVITY, GenBI Balikpapan Peduli Bumi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia mengharapkan kegiatan GenBI GRAVITY ini dapat meningkatkan kualitas taman yang asri di Kota Balikpapan,

GENBI GRAVITY, GenBI Balikpapan Peduli Bumi
HO - BI Balikpapan
GenBI Balikpapan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar kegiatan Bersih Indonesia dengan tema “GenBI GRAVITY (Green Action Activity for Living and Humanity)” sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan di Taman Lalu Lintas Sepinggan pada Sabtu-Minggu, 26-27 Oktober 2019. 

BALIKPAPAN, TRIBUNKALTIM.CO - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Balikpapan yang merupakan penerima beasiswa Bank Indonesia secara aktif memberikan kontribusi positif untuk negeri.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, pada 26-27 Oktober 2019, GenBI Balikpapan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menggelar kegiatan Bersih Indonesia dengan tema “GenBI GRAVITY (Green Action Activity for Living and Humanity)” di Kota Balikpapan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencintai alam dan lingkungan serta peduli terhadap Bumi melalui edukasi pengurangan sampah plastik, aksi bersih pantai dan kegiatan penghijauan dan perbaikan taman kota.

GenBI GRAVITY ini bertujuan untuk mencintai alam dan lingkungan serta peduli terhadap Bumi melalui edukasi pengurangan sampah plastik, aksi bersih pantai dan kegiatan penghijauan dan perbaikan taman kota.
GenBI GRAVITY ini bertujuan untuk mencintai alam dan lingkungan serta peduli terhadap Bumi melalui edukasi pengurangan sampah plastik, aksi bersih pantai dan kegiatan penghijauan dan perbaikan taman kota. (HO - BI Balikpapan)

Secara resmi, rangkaian kegiatan GenBI GRAVITY dibuka oleh Thomy Andryas selaku Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, yang didampingi oleh Izmir Novian selaku Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan pada hari Minggu 27 Oktober 2019 di Taman Lalu Lintas Sepinggan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Polres Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Selatan, anggota GenBI Balikpapan, dan Perwakilan komunitas lingkungan hidup di Kota Balikpapan.

"Jadi acara ini merupakan upaya edukasi yang diberikan kepada adik-adik GenBI, yang komisariatnya ITK Balikpapan," kata Thomy Andryas.

Kegiatan GenBI GRAVITY juga dilakukan penanaman pohon di taman lalu lintas yang dihadiri oleh perwakilan Polres Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Selatan, anggota GenBI Balikpapan dan Perwakilan komunitas lingkungan hidup di Kota Balikpapan.
Kegiatan GenBI GRAVITY juga dilakukan penanaman pohon di taman lalu lintas yang dihadiri oleh perwakilan Polres Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Selatan, anggota GenBI Balikpapan dan Perwakilan komunitas lingkungan hidup di Kota Balikpapan. (HO - BI Balikpapan)

Dalam acara tersebut, secara simbolis dilakukan penanaman pohon di taman lalu. lintas serta pengecatan area taman. Selain itu, Bank Indonesia dan GenBI Balikpapan juga menyerahkan Program Sosial Bank Indonesia berupa 50 tanaman palem bambu, 70 tanaman lidah mertua, 24 tanaman rambat, 2 unit paket tempat sampah 3R, dan paket pengecatan taman yang disampaikan ke DISHUB yang diperuntukkan untuk penghijauan dan perbaikan taman lalu lintas Kota Balikpapan.

Disamping itu, juga diserahkan 1 unit Gerobak Sampah kepada Ketua RT 28 Kelurahan Sepinggan Raya yang mewakili warga di sekitar Pantai Sepinggan Raya.
Sebelumnya, pada Sabtu, 26 Oktober 2019, GenBI Balikpapan telah melakukan kegiatan sosialisasi CIKUR (ciri-ciri keaslian uang rupiah) dan Kampanye Cinta Rupiah dan Belanja Bijak serta edukasi pengurangan sampah plastik kepada pedagang dan pembeli di Pasar Klandasan.

Tak sekedar sosialisasi, GenBI Balikpapan pun mendukung program pemerintah Balikpapan dalam hal reduksi kantong plastik untuk berbelanja melalui pembagian totebag kepada pengunjung pasar dan pedagang di stan serta pemberian 2 unit tempat sampah kepada pengelola pasar.

Pengecatan area taman lalu lintas, GenBI GRAVITY.
Pengecatan area taman lalu lintas, GenBI GRAVITY. (HO - BI Balikpapan)

"Dengan adanya totebag ini tidak perlu lagi menggunakan plastik, karena kita tahu plastik baru terurai sekitar 80 tahun," ujar Thomy.

Halaman
12
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved