BERLANGSUNG Live Streaming ILC tvOne Bahas Kabinet Jokowi, Karni Ilyas Dipaksa Hadirkan Rocky Gerung

Live Streaming ILC tvOne yang mengangkat tema Kabinet Indonesia Maju: Yang Menangis & Yang Tertawa. Karni Ilyas dipaksa hadirkan Rocky Gerung

BERLANGSUNG Live Streaming ILC tvOne Bahas Kabinet Jokowi, Karni Ilyas Dipaksa Hadirkan Rocky Gerung
Kolase Twitter
BERLANGSUNG Live Streaming ILC tvOne Bahas Kabinet Jokowi, Karni Ilyas Dipaksa Hadirkan Rocky Gerung 

"Karena mungkin ada keengganan parpol koalisi Jokowi untuk membesarkan AHY lewat kursi Menteri," papar Hendri.

Menurut Hendri, Jokowi sah-sah saja tidak memilih AHY sebagai Menteri.

Pasalnya keputusan Menteri juga merupakan hak prerogatif presiden.

"Itu adalah keputusan Pak Jokowi untuk tidak menempatkan kader Demokrat di kabinetnya, menurut saya itu sah-sah saja," ucapnya.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menduga adanya ketidakmauan partai koalisi pendukung Jokowi membesarkan AHY.

Hendri lantas menyarankan Partai Demokrat lebih baik secara tegas menjadi oposisi.

"Jadi menurut saya sudahlah, kalau memang Demokrat harus berada di oposisi, ya jadi oposisi lah."

"Kalau memang harus berada di luar kekuasaan dengan memberikan kritikan-kritikan solusif dan membangun kepada pemerintah ya jalani," jelasnya ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (28/10/2019).

Bahkan menurut Hendri, AHY yang menjadi oposisi justru akan mendapat keuntungan.

AHY dinilai dapat menjadi lebih mandiri dengan menjadi oposisi.

"Itu pun akan membesarkan AHY kok, nggak masalah kalau menurut saya. Ambil juga lah sisi positifnya, biar AHY berjuang berpolitik dari awal dari nol. Saya rasa itu akan lebih baik juga dan bagus buat dia," ungkap Hendri.

Syarief Hasan tanggapi cuitan Andi Arief

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan Andi Arief bahwa Megawati Soekarnoputri menghalangi AHY masuk ke dalam kabinet Jokowi hanya opini pribadi.

"Itu pribadi lah, Partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu (Megawati halangi AHY masuk kabinet)," kata Syarief dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (27/10/2019).

Lantas, Syarief Hasan mengungkap hubungan antara Megawati Soekarnoputri dan SBY sekarang.

Syarief mengatakan, hubungan antar ketua umum partai tersebut baik-baik saja.

"Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Selain itu, Syarief juga membantah bahwa Partai Demokrat sudah menyodorkan AHY untuk masuk ke dalam Menteri kabinet Jokowi.

Sedangkan, pertemuan antara SBY dengan Jokowi maupun Megawati Soekarnoputri hanya masalah silaturahmi.

"Jadi apa yang terjadi sekarang itu, selama ini adalah merupakan hubungan komunikasi yang intens saja sebagai seorang negarawan, sebagai ketua umum partai dan sebagai mantan presiden," kata Syarief Hasan.

Kini pihaknya hanya ingin menghargai Jokowi yang telah menyusun Kabinet Indonesia Maju.

"Kita harus hargai saya pikir itu. Mari kita berikan kesempatan kepada kabinet ini untuk bekerja secara maksimal," jelasnya.

Sekali lagi, Syarief Hasan menegaskan Partai Demokrat tidak membahas masalah Menteri pada Jokowi.

"Kita setelah pelantikan Menteri tidak ada komunikasi," sambung Syarief Hasan.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati Soekarnoputri memiliki dendam pada SBY dan AHY.

Bahkan, Jokowi disebut gagal meredakan dendam dan mendamaikan Megawati pada SBY.

Hal itu diungkapkan melalui akun resmi Twitternya @AndiArief_.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono.

Ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono.

Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupany belum mampu,"  demikian tulis @AndiArief__ pada Sabtu (26/10/2019).

"Tentu saja  @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah.

Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," sambung Andi Arief. 

Link Live Streaming ILC tvOne

Acara Indonesia Lawyers Club atau ILC dapat disaksikan melalui layanan Live Streaming tvOne di bawah ini.

Berikut link Live Streaming ILC tvOne:

Link 1

Link 2

Link 3

*Catatan: Link Live Streaming ILC tvOne hanya informasi untuk pembaca. TribunKaltim.co tidak bertanggung jawab terhadap copyrights dan kualitas siaran Live Streaming ILC tvOne. (*)

Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved