Harga Jual Bandeng Masih Murah, Petambak Dibantu 2 Juta Bibit, Uni Emirat Arab Menanti

harga jual bandeng masih murah, petambak di Kalimantan Utara akan dibantu 2 juta bibit, Uni Emirat Arab menanti

Harga Jual Bandeng Masih Murah, Petambak Dibantu 2 Juta Bibit, Uni Emirat Arab Menanti
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Sejumlah ibu-ibu mengikuti lomba membakar ikan di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - harga jual bandeng masih murah, petambak di Kalimantan Utara akan  dibantu 2 juta bibit, Uni Emirat Arab menanti

Luas tambak di Kalimantan Utara mencapai 149 ribu hektare hampir 80 persen,  digunakan untuk budidaya udang. Selebihnya, petambak membudidaya ikan bandeng.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara Amir Bakrie menjelaskan, budidaya bandeng bukanlah menjadi primadona utama petambak lantaran harganya yang sangat murah.

"Sebetulnya budidaya bandeng itu bagus. Tapi harganya yang rendah. Ongkos produksinya lebih tinggi," sebut Amir Bakrie, Selasa (29/10/2019).

Dibandingkan harga satu kilogram udang yang mencapai Rp 200 ribu, bandeng justru hanya Rp 17 ribu per kilogram.

Rekonstruksi Detik-detik Arnelia Putri Wulandari Bunuh Bayinya, Teman Tersangka Melihat Pembunuhan

Tersinggung Karena Ucapan, Tersangka Tebas Tetangga Sendiri Gunakan Parang, Sempat Ditutupkan Pintu

sscasn.bkn.go.id Alokasi Formasi CPNS 2019 Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sulut, Sultra dan Gorontalo

"Makanya bandeng itu sampingan saja. Yang utama itu udang," sebutnya.

Untuk meningkatkan harga jual bandeng, Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara berusaha menggerakkan rutinitas produksi bandeng.

Sebanyak 2 juta bibit bandeng akan disebarkan ke pembudidaya.

Beberapa waktu lalu, sebanyak 700 ribu bibit diserahkan ke petambak. Pekan ini akan diserahkan lagi sebanyak 300 ribu.

"Dilanjutkan minggu depan, kita serahkan 1 juta ekor bibit," sebutnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved