Dugaan Pemalsuan Administrasi, Polemik Lahan Pasar Klandasan Dilaporkan ke Bareskrim Polri

dugaan pemalsuan administrasi, polemik lahan Pasar Klandasan dilaporkan ke Bareskrim Polri

Dugaan Pemalsuan Administrasi, Polemik Lahan Pasar Klandasan Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Tribunkaltim.co, Zainul
Aktivitas pedagang di pasar Klandasan Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN -dugaan pemalsuan administrasi, polemik lahan Pasar Klandasan Balikpapan dilaporkan ke Bareskrim Polri

Polemik ganti rugi lahan Cemara Rindang oleh Pemkot Balikpapan, yang kini dijadikan sebagai Pasar Klandasan Balikpapan, Kalimantan Timur terkesan seperti bola liar.

Hal itu mencuat kepada publik setelah ahli waris Datu Abdurachman menuntut pencairan dana tahap III senilai Rp 8,6 miliar, namun ternyata ada pihak lain yang memprotes.

Protes itu mengenai keabsahan data administrasi dari beberapa ahli waris yang masih diragukan.

Protes tersebut dilayangkan oleh anak tertua Adji Siti Syachrah, salah satu ahli waris lahan Cemara Rindang bernama Achmad Suriansyah.

Live Streaming TV Online Barito Putera vs Borneo FC, Rafael Silva Bikin Tim Tamu Tertinggal

Resmi, Debut Aji Santoso Bersama Persebaya Digelar di Stadion Batakan Balikpapan, Tantang PSM

BREAKING NEWS - Jelang Petang, Si Jago Merah Lalap Permukiman Padat Penduduk di Samarinda

Menurut Achmad Suriansyah, ada beberapa ahli waris yang cacat hukum karena diduga ada pemalsuan duplikat kutipan akta nikah milik almarhum Adji Bachroen dengan istrinya bernama Ainah.

Diduplikat kutipan akta nikah itu menurut Achmad Suryansyah tercatat dikeluarkan oleh KUA Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

" Ya ada dugaan pemalsuan, karena stempel KUA di surat duplikat itu berbeda dengan stempel KUA yang asli. Ini saya sudah cek di KUA-nya langsung di Samboja," kata Suriansyah saat ditemui Tribunkaltim.co sembari menunjukkan contoh stempel asli.

Sehingga hal itu kata Suriansyah, ahli waris dari almarhum Adjie Bachroen dinilai cacat hukum, karena duplikat kutipan akta nikah yang digunakan diduga palsu.

"Saya sudah mendatangi KUA Kecamatan Samboja dan pihak KUA Samboja telah mengeluarkan surat pernyataan yang ditegaskan bahwa duplikat kutipan akta nikah tersebut palsu.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved