Balikpapan Tuan Rumah Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri Laskar Merah Putih

Tujuannya pemilihan ketua umum ini, karena masa bakti ketua umum yang sudah berakhir

Balikpapan Tuan Rumah Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri Laskar Merah Putih
HO - LMP Balikpapan
Laskar Merah Putih akan menggelar Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP)  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Laskar Merah Putih akan menggelar Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) yang akan diisi dengan seminar kebangsaan oleh Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin. Mubes tersebut digelar Minggu, 3 November 2019 mendatang

Heryanto Sekretaris LMP Mada Kaltim yang juga Ketua Panitia, dalam Presscon bersama media menjeaskan, musyawarah untuk memilih Ketua Umum LMP itu akan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Tujuannya pemilihan ketua umum ini, karena masa bakti ketua umum yang sudah berakhir, biasanya masa periode selama dua tahun.

UMK Paser 2020, Dewan Pengupahan akan Bersidang Kembali Kemungkinan Senin Disepakati

Susah Payah Vanessa Angel Cari Pemain Film Panas Kakek Sugiono di Jepang, Ternyata Ini Pesannya

Presiden Joko Widodo Tak akan Terbitkan Perppu KPK, Mahfud MD Justru Skak ICW, Begini Responnya

Ketua Umum PB PBI Percha Leanpuri Tetap Optimistis Boling bisa Dipertandingkan di PON Papua

"Pemilihan ketua umum dilakukan karena masa bakti periode ini sudah berakhir dan kami mengusung calon adalah Bapak Muhammad Arsyad Cannu yang kini menjabat Ketua Harian LMP," kata Heryanto.

Muhammad Asrdyad Cannu merupakan kader Kaltim, khususnya Balikpapan. Sebelumnya menjabat Ketua Harian LMP Indonesia.

Kaltim ditunjuk untuk menggelar musyawarah nasional ini. Diperkirakan semua anggota Marcab seluruh Indonesia akan datang.

Masa ekstimasi minimal 5.000 tamu undangan mulai dari Kepala Daerah dan tamu penting serta anggota LMP khususnya yang berada di Kaltim. Diwajibkan setiap wilayah mengirim perwakilan yang ada.

Plt Ketua LMP Macab Balikpapan, Rona Fortuna menambahkan, pemilihan dilakukan oleh MTDP yang terdiri dari 14 orang dengan sebelumnya menerima masukkan nama-nama calon dari LMP di tingkat provinsi.

"Poin utamanya, kami memilih ketua umum yang baru. Jadi mereka (MTDP) godok menjadi tiga calon, dan ketiga calon dikumpulkan untuk bermusyawarah, menentukan siapa yang dipilih menjadi ketua umum," kata Rona.

Rona menerangkan, tidak adanya pemilihan secara langsung atau suara terbanyak agar tidak ada perpecahan di LMP. Terlebih anggota MTDP tersisa 14 orang dan bisa saja berkurang pada lima tahun ke depan.

Rona berharap, Ketum yang terpilih bisa mengembangkan sayapnya begitu luas. Dalam arti kata selama ini Markas Daerah kurang akrab dengan secara organisasi.

"Tapi secara individu kami sering komunikasi, tetapi secara organisasi jarang ditemukan. Mudah-mudahan Ketum sekarang bisa lebih mudah mengkomunikasikan, karena dengan komnukasi semua lebih indah," kata Rona.

Dirinya juga meminta bantuan untuk mempersiapkan ibu kota baru. "karena paling tidak Markas Besar akan pindah ke ibu kota negara, dan tetap low profil, serta tetap lemut dan tegas," katanya. (dha)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved