Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Gelar Festival Koi ke- 2 se-Indonesia, Wali Kota Minta Jadi Agenda Wisata Bontang

Budi menambahkan, jumlah ikan yang mendaftar mencapai 500 ekor. Jumlah ini telah melebihi target yang dicanangkan oleh panitia yakni 300 ekor.

Pupuk Kaltim Gelar Festival Koi ke- 2 se-Indonesia, Wali Kota Minta Jadi Agenda Wisata Bontang
HO - Humas PKT
DUKUNG JADI AGENDA WISATA -- Wali Kota Bontang, Neni Moerniarni didampingi Direktur Utama, PKT Bakir Pasaman, General Manager Operasi 2 Pupuk Kaltim Mochammad Safiie serta General Manager Administrasi Keuangan Pupuk Kaltim Budi Susilo menijau pelaksanaan Festival Koi di Gedung Koperasi PKT. 

TRIBUNKALTIM.CO – Ajang Festival Koi se-Indonesia kembali digelar Pupuk Kaltim selama dua hari, Selasa-Rabu (2-3/11) di Koperasi Pupuk Kaltim.

Agenda ini masih dalam rangkaian HUT Pupuk Kaltim ke-42. Turnamen memperebutkan piala bergilir ini mendapat animo cukup tinggi dari peserta.

Hal ini terlihat dari jumlah kontestan yang diperlombakan melampaui dari target panitia acara.

General Manager Administrasi Keuangan Pupuk Kaltim Budi Susilo mengatakan, festival kali ini diikuti oleh tujuh klub. Meliputi klub dari Kaltim, Kalsel, Jatim, DIY, dan Jakarta.

DUKUNG JADI AGENDA WISATA -- Wali Kota Bontang, Neni Moerniarni didampingi Direktur Utama, PKT Bakir Pasaman, General Manager Operasi 2 Pupuk Kaltim Mochammad Safiie serta General Manager Administrasi Keuangan Pupuk Kaltim Budi Susilo menijau pelaksanaan Festival Koi di Gedung Koperasi PKT.
DUKUNG JADI AGENDA WISATA -- Wali Kota Bontang, Neni Moerniarni didampingi Direktur Utama, PKT Bakir Pasaman, General Manager Operasi 2 Pupuk Kaltim Mochammad Safiie serta General Manager Administrasi Keuangan Pupuk Kaltim Budi Susilo menijau pelaksanaan Festival Koi di Gedung Koperasi PKT. (HO - Humas PKT)

“Kegiatan ini berskala nasional memperebutkan piala bergilir,” kata Budi sekaligus ketua panitia kegiatan ini.

Budi menambahkan, jumlah ikan yang mendaftar mencapai 500 ekor. Jumlah ini telah melebihi target yang dicanangkan oleh panitia yakni 300 ekor.

Dewan juri terkait bentuk tubuh yang proporsional, kebersihan dan kecerahan warna kulit ikan, serta kesehatan dari ikan itu sendiri.

“Ada tiga kategori lomba dan 11 kelas yang dilombakan,” ucapnya.

Sementara, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menilai festival koi ini dapat masuk dalam festival budaya dan pariwisata Bontang.

Ahok dan Antasari Azhar Berpeluang Duduki Dewan Pengawas KPK, Presiden Jokowi yang Tunjuk Langsung

Zainuddin Camat Berprestadi di Kalimantan Utara, Studi Banding ke Osaka Jepang

Organda Sebut Angkutan Kota di Samarinda Kalimantan Timur Ibarat Hidup Segan Mati tak Mau

Tak Bisa Intervensi KLB PSSI, Joko Widodo Harap Ketua Umum PSSI Terpilih Miliki Integritas Baik

Sehingga menjadi agenda rutin tahunan. Tujuannya agar wisatawan domestik berkunjung ke Bontang.

Efek besarnya ialah perekonomian warga lokal menjadi terangkat. “Kegiatan ini bertujuan sebenarnya untuk membranding Kota Bontang melalui Pupuk Kaltim sebagai penyelenggara,” sebut Neni.

Melalui kegiatan seperti ini ditambah publikasi dari media, maka antusias wisatawan domestik ke Kota Taman semakin besar. Menurutnya kini jumlah wisatawan telah melampui target sebesar 30 persen. (*/m09)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved